RADARSOLO.COM- Keraton Pura Mangkunegaran menggelar upacara adat Tingalan Dalem Jumenengan atau upacara peringatan kenaikan takhta ke-2 KGPAA Mangkunegara X Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo, Senin (19/2/2024).
Dalam upacara adat terebut, Gusti Bhre, sapaan Mangkunegara X mengundang banyak pihak.
Antara lain pejabat negara hingga capres-cawapres yang berkompetisi dalam Pemilu 2024.
Namun, lantaran masih dalam suasana Pemilu 2024, prosesi Kirab Ageng yang biasanya memeriahkan upacara kenaikan takhta, kali ini ditiadakan.
“Tahun ini nggak dulu (gelar Kirab Ageng). Kami fokus acara di dalam (Keraton Pura Mangkunegaran, Red),” terang Gusti Bhre belum lama ini.
Meskipun tanpa Kirab Ageng, tapi tamu undangan merupakan para pembesar negeri ini. Termasuk capres dan cawapres yang berkontestasi di Pemilu 2024.
Terkait pertimbangan mengundang para pejabat, Gusti Bhre ingin menjadikan Pura Mangkunegaran rumah bagi semua pihak dalam semangat kebersamaan dan persatuan.
Menjadikan Pura Mangkunegaran bukan hanya wadah kebudayaan, tapi juga jadi wadah dari berbagai hal.
“Pura Mangkunegaran ini merupakan rumah kita bersama. Kita rayakan kebersamaan dan kesatuan,” ujar Gusti Bhre.
Selain Tingalan Dalem Jumenengan, Pura Mangkunegaran akan menggelar acara lainnya pada 24 Februari 2024.
Gusti Bhre menyebutnya sebagai acara resepsi. Hanya saja dirinya tidak menjelaskan lebih jauh soal kegiatan tersebut.
“Fokus kami di dua acara itu dulu. Setelahnya, jika kondisi memungkinkan, kami buat semacam pesta rakyat,” terangnya.
Di lain sisi, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengungkapkan bahwa Gusti Bhre masuk radar bakal calon wali Kota Solo untuk menggantikan Gibran Rakabuming Raka.
Itu diungkapkan Ketua DPW PSI Jateng Antonius Yogo Prabowo, Minggu (18/2/2024). (ves/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono