Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Gara-gara Pekerja Teledor, Pabrik Daur Ulang Plastik di Mojosongo Solo Nyaris Tinggal Kenangan

Antonius Christian • Minggu, 9 Maret 2025 | 23:14 WIB
Tim Damkar Solo lakukan pendinginan di pabrik daur ulang limbah plastik di RT 05 RW 09, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres.
Tim Damkar Solo lakukan pendinginan di pabrik daur ulang limbah plastik di RT 05 RW 09, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres.

RADARSOLO.COM- Sebuah pabrik daur ulang limbah plastik di RT 05 RW 09, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo, nyaris ludes terbakar, Minggu (9/3).

Beruntung, api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke bangunan utama maupun lingkungan sekitar.

Kepala Seksi Pemadaman Damkar Solo Suratman mengungkapkan, kebakaran terjadi sekitar pukul 10.30.

Diduga akibat pembakaran saringan plastik yang dilakukan F, 40, salah satu pegawai pabrik.

"Pembersihan dilakukan di luar ruangan, tepat di samping tumpukan sampah plastik siap olah. Api kemudian merambat dengan cepat," jelasnya.

Melihat api membesar, sejumlah pegawai berusaha memadamkan kobaran api menggunakan alat seadanya.

Namun, karena material plastik mudah terbakar, api semakin sulit dikendalikan.

Meskipun bangunan utama pabrik selamat, kebakaran ini menyebabkan tumpukan sampah plastik siap olah ludes terbakar.

Selan itu, satu unit mesin pengolah plastik hangus, serta biji plastik hasil olahan ikut terbakar.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini.

"Kami belum bisa memastikan total kerugian material. Pihak pabrik masih melakukan pendataan," tambah Suratman.

Tim pemadam kebakaran menerjunkan 7 unit mobil Damkar untuk mengatasi kebakaran yang sulit dipadamkan.

Baca Juga: Garuda Calling: Ramadhan Sananta Dipanggil Patrick Kuilvert untuk Perkuat Lini Depan Timnas Indonesia, 2 pemain Persebaya Juga dipanggil

Sekitar pukul 12.00, api berhasil dipadamkan total. Sebanyak 23 ribu liter air digunakan untuk memastikan tidak ada bara api tersisa.

"Bahan plastik yang terbakar menghasilkan asap tebal dan sulit dipadamkan, sehingga butuh waktu lebih lama," kata Suratman.

Pasca kejadian ini, Damkar Solo mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran, termasuk:

⚠ Tidak membakar sampah di area rawan api.

⚠ Memastikan peralatan listrik dalam kondisi baik untuk mencegah korsleting.

⚠ Menghindari penggunaan api di dekat bahan mudah terbakar.

"Sebagian besar kebakaran bisa dicegah dengan kewaspadaan dan kehati-hatian," pungkas Suratman. (atn/wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#pabrik daur ulang plastik #damkar solo #kebakaran #terbakar #mojosongo #sampah