RADARSOLO.COM – Wali Kota Solo Respati Ardi menunjukkan keseriusannya membenahi tata kelola perparkiran di Kota Solo. Tak hanya memperkuat penegakan aturan, Respati juga mulai mengangkat sosok juru parkir yang dinilai mampu menjadi teladan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Langkah itu diwujudkan dengan mengunjungi langsung rumah Ginanjar, seorang juru parkir di kawasan Semanggi, Pasar Kliwon, Minggu (12/7) malam. Ginanjar belakangan dikenal melalui konten media sosial yang mengedukasi masyarakat tentang etika parkir sekaligus memperlihatkan sisi humanis profesi juru parkir.
"Hari ini saya ke rumah Mas Ginanjar. Saya mengapresiasi kontennya yang menginspirasi teman-teman jukir," ujar Respati.
Baca Juga: Tinggalkan FOMO, Anak Muda Kini Mulai Lirik Tren JOMO
Menurutnya, juru parkir merupakan garda terdepan yang ikut menentukan wajah pelayanan Kota Solo. Sikap ramah, jujur, dan profesional seorang jukir akan meninggalkan kesan positif bagi masyarakat maupun wisatawan.
Respati menilai pendekatan yang dilakukan Ginanjar jauh lebih efektif karena mengedukasi masyarakat secara perlahan melalui media sosial.
"Potensinya Mas Ginanjar ini luar biasa. Pelan-pelan mengedukasi masyarakat, itu bagus. Beliau bertemu banyak orang setiap hari dan ikut membangun budaya tepa selira," katanya.
Baca Juga: Motif Vintage Kembali Tren, Sentuhan Klasik yang Digemari Anak Muda
Tak berhenti pada apresiasi, Pemkot juga membuka peluang pengembangan karier bagi Ginanjar. Respati menawarkan agar ia mengikuti Program Rumah Siap Kerja yang memberi kesempatan memperoleh pelatihan hingga bekerja di luar negeri, termasuk Jepang.
Menurut Respati, peserta hanya perlu mengikuti pelatihan sekitar enam bulan sebelum diberangkatkan.
"Nanti tinggal diatur waktunya. Pelatihannya sekitar enam bulan. Kalau lulus bisa bekerja di Jepang. Tidak perlu lama, tiga tahun untuk mengumpulkan modal, lalu pulang dan membuka usaha di Solo," ujarnya.
Ginanjar sendiri merupakan juru parkir resmi yang terdaftar di UPT Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Solo. Meski baru aktif membuat konten, akun media sosialnya telah berisi lebih dari 30 unggahan yang mengangkat keseharian profesi juru parkir, mulai dari edukasi pelayanan, etika parkir, hingga suka duka bekerja di lapangan.
Ia mengaku tidak menyangka aktivitas sederhana yang dilakukannya mendapat perhatian langsung dari wali kota.
"Saya tidak menyangka mendapat apresiasi dari Pak Wali. Untuk teman-teman juru parkir, tetap semangat, sumringah, dan amanah dalam memberikan pelayanan. Tidak perlu takut soal rezeki, karena rezeki sudah diatur. Yang penting berkah untuk keluarga," tuturnya. (ves)
Editor : Kabun Triyatno