RADARSOLO.COM – Aduan dugaan adanya ulat pada menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu sekolah di Kota Solo mencuat melalui Unit Layanan Aduan Surakarta (ULAS). Menanggapi laporan tersebut, Pemerintah Kota Solo langsung bergerak dengan memerintahkan Satgas MBG melakukan klarifikasi kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan pihak sekolah.
Laporan itu disampaikan warga bernama Bakhtiar Rahman melalui ULAS pada 28 Juli 2026. Dalam laporannya, ia mengunggah foto dan video yang memperlihatkan dugaan ulat pada menu MBG yang diterima seorang siswa.
"Lapor Mas Wali, hallo hewan lucu," tulisnya dalam aduan sambil melampirkan foto dugaan belatung pada makanan.
Baca Juga: Balita Mainan Kertas Dibakar, Rumah Warga Mojogedang Karanganyar Hangus Dilalap Api
Dalam laporan tersebut, Bakhtiar meminta pemerintah segera melakukan pemeriksaan karena temuan itu disebut viral di salah satu sekolah.
"Mohon diperhatikan, tadi viral di SMA ABBS Banyuanyar. Mohon ditindaklanjuti, ini ada ulat di menu," tulis warga Pucangsawit, Kecamatan Jebres, tersebut.
Menanggapi aduan itu, Wali Kota Solo Respati Ardi memastikan pemerintah tidak akan tinggal diam. Satgas MBG diminta segera menelusuri sumber persoalan dengan mengklarifikasi kepada sekolah maupun SPPG penyedia makanan sebelum menentukan langkah lanjutan.
Baca Juga: Pembahasan APBD 2027 Molor hingga Dini Hari, DPRD Solo Desak Pemkot Benahi Data Kemiskinan
"Kita tindak tegas SPPG-nya. ULAS kita terkoneksi dengan SPPI (koordinator SPPG) dan akan kita review secepatnya. Tetapi kita tabayun dulu, apakah itu berasal dari SPPG atau karena human error. Akan segera kita tindak lanjuti," tegas Respati, Selasa (28/7).
Respati menegaskan, jika hasil pemeriksaan membuktikan adanya kelalaian dari penyedia makanan, pemerintah tidak akan segan memberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, Wakil Satgas MBG Kota Solo Purwanti mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan dari ULAS.
"Sudah kami klarifikasi dengan pihak SPPG," ujarnya singkat.
Hingga berita ini diturunkan, proses klarifikasi masih berlangsung dan pemerintah belum menyampaikan hasil pemeriksaan terkait penyebab munculnya dugaan ulat pada menu MBG tersebut.
Editor : Kabun Triyatno