RADARSOLO.COM - Kesatria Bengawan Solo (KBS) harus mengawali perjalanan mereka di IBL GoPay 2026 dalam kondisi pincang. Pada dua laga awal musim, masing-masing saat menghadapi Simba RANS Basketball Bogor pada 10 Januari dan Rajawali Medan sehari berselang di Sritex Arena, Solo, KBS tampil tanpa satu pun pemain asing.
Absennya seluruh pemain impor—Deon Marshall Thompson, Rashad Deandre Vaughn, serta Kentrell Debarus Barkley yang kembali berseragam KBS setelah dua musim lalu sempat membela klub yang sama—jelas memengaruhi kekuatan tim.
Kondisi ini pun memicu tanda tanya dan kekecewaan dari sebagian pendukung setia Kesatria Bengawan Solo.
Menanggapi situasi tersebut, manajemen KBS akhirnya angkat bicara melalui pernyataan resmi. Presiden Klub Kesatria Bengawan Solo Yakup Putra Hasibuan meminta maaf kepada para pendukung atas ketidakhadiran para pemain asing di pekan pertama kompetisi.
“Para import player belum bisa bermain di minggu pertama IBL Gopay 2026 akibat adanya miskomunikasi yang terjadi dalam hal-hal administrasi. Hal ini menjadi catatan penting untuk evaluasi dan perbaikan manajemen kami kedepannya agar tidak akan terjadi kembali di kemudian hari,” terangnya.
Dia juga memberi apresiasi setinggi-tingginya untuk para pendukung yang masih setia dengan terus memberikan dukungan, kritik, maupun saran yang berarti bagi perbaikan kami.
“Kami juga mengapresiasi kepada barisan pemain lokal yang menunjukan seperti apa Mental Kesatria dan untuk para import player Kesatria Bengawan Solo yang akan menjalankan laga perdana mereka pada minggu selanjutnya,” tuturnya. (nik)
Editor : Niko auglandy