RADARSOLO.COM - Performa Veda Ega Pratama pada awal musim membuat banyak pihak optimistis
Pembalap muda Indonesia itu tampil impresif pada seri pembuka Moto3 2026 di Buriram, Thailand, dengan finis di posisi kelima.
Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Veda Ega Pratama saat menghadapi seri kedua Moto3 Brasil 2026 yang berlangsung di Autodromo Internacional Ayrton Senna, Goiania pada 20–23 Maret.
Pertanyaannya, mampukah Veda Ega Pratama kembali tampil kompetitif bahkan membuka peluang naik podium di balapan tersebut?
Trek Baru Jadi Kesempatan
Ada satu faktor yang bisa menguntungkan Veda Ega Pratama pada Moto3 Brasil 2026.
Sirkuit Autodromo Internacional Ayrton Senna di Goiania merupakan trek baru bagi seluruh pembalap dan tim Moto3.
Artinya, tidak ada pembalap yang memiliki data sebelumnya mengenai karakter lintasan maupun setelan motor yang ideal. Situasi ini membuat semua tim memulai dari titik yang sama.
Karena itu, sesi latihan bebas pada hari Jumat akan sangat penting untuk mengumpulkan data dan menemukan setelan terbaik.
Jika Veda Ega Pratama dan timnya mampu beradaptasi cepat dengan kondisi trek, peluang untuk kembali tampil kompetitif seperti di Buriram tentu semakin terbuka.
Baca Juga: Hasil Moto3 Thailand 2026: Veda Ega Pratama Sempat Rebut Posisi 3, Balapan Ketat Hingga Lap Terakhir
Karakter Trek Cepat
Autodromo Internacional Ayrton Senna dikenal sebagai sirkuit dengan karakter cepat.
Karakter tersebut bahkan disebut-sebut cukup mirip dengan Sirkuit Buriram, tempat Veda Ega Pratama tampil kuat pada seri pertama.
Lintasan di Goiania memiliki beberapa trek lurus yang cukup panjang.
Contohnya antara Tikungan 2 menuju Tikungan 3, kemudian dari Tikungan 12 ke Tikungan 13, serta jalur lurus utama dari garis start hingga finis.
Karakter trek seperti ini berpotensi cocok dengan gaya balap Veda Ega Pratama, yang terlihat nyaman melaju kencang di sirkuit cepat.
Dengan kondisi tersebut, pembalap berusia 17 tahun itu berpeluang kembali tampil kompetitif pada Moto3 Brasil 2026.
Peluang Naik Podium
Meski peluang selalu ada, persaingan di kelas Moto3 dikenal sangat ketat.
Banyak pembalap muda berbakat yang siap berebut posisi terdepan di setiap balapan.
Karena itu, mengulang hasil finis lima besar seperti di Thailand sudah bisa dianggap sebagai pencapaian yang sangat baik bagi Veda Ega Pratama.
Namun bukan berarti peluang naik podium tertutup. Jika mampu tampil konsisten dan menemukan setelan motor yang tepat, Veda Ega Pratama bisa saja membuat kejutan pada seri Moto3 Brasil 2026.
Kepercayaan diri sang pembalap juga sedang tinggi setelah hasil positif di Buriram.
“Pada akhirnya, finis di posisi ke-5 adalah hasil yang sangat bagus untuk balapan pertama saya, jadi saya sangat senang,” ujar Veda Ega Pratama.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim karena mereka telah melakukan pekerjaan yang hebat akhir pekan ini. Kami akan terus bekerja keras dan terus meningkatkan performa untuk balapan berikutnya,” tambahnya.(np)
Editor : Nur Pramudito