Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Si Jago Merah Melalap Tiga Rumah di Tangen Sragen, Kerugian Diperkirakan Rp 40 Juta

Ahmad Khairudin • Senin, 11 Agustus 2025 | 20:17 WIB
Salah satu rumah warga Desa Galeh, Kecamatan Tangen, Sragen terbakar, Senin (11/8/2025). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Salah satu rumah warga Desa Galeh, Kecamatan Tangen, Sragen terbakar, Senin (11/8/2025). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Kebakaran hebat melanda tiga unit bangunan di Dukuh Barong, Desa Galeh, Kecamatan Tangen, Sragen pada Senin (11/8/2025).

Api diduga berasal dari korsleting listrik saat rumah dalam keadaan kosong.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 06.36 WIB.

Pemilik rumah, Rohmat, 52, diketahui sedang pergi ke sawah, sementara anak-anaknya berada di sekolah.

Tiba-tiba, salah seorang tetangga melihat asap dan api yang berkobar dari bagian kamar rumah.

Warga yang panik segera berteriak meminta tolong.

Dengan sigap, para tetangga bergotong-royong memadamkan api menggunakan alat seadanya.

Mereka juga berhasil menyelamatkan satu ekor sapi milik korban.

Kepala Pemadam Kebakaran Kabupaten Sragen Tomy Isharyanto menjelaskan, awalnya, tetangga melihat asap dan langsung berteriak.

Lantas membantu memadamkan api seadanya sambil menunggu bantuan.

Selain itu warga warga melaporkan kejadian tersebut ke Damkar Sragen.

"Dua unit pemadam kebakaran dari Kabupaten Sragen, yaitu satu unit Double Cabin dan satu unit Water Suplay, segera diterjunkan ke lokasi. Berkat kerja keras tim dan bantuan warga, api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 08.30 WIB," Terang Tomy.

Sayangnya, api yang cepat merambat membuat tiga bangunan rumah seluas 250 meter persegi yang terbuat dari kayu hangus terbakar. Bahkan satu di antaranya ambruk.

Selain itu, surat-surat berharga, uang tunai Rp 3.000.000, serta perabotan rumah tangga dan tumpukan padi turut menjadi korban keganasan si jago merah.

Meskipun tidak ada korban jiwa, kejadian ini menyisakan trauma mendalam bagi keluarga Rohmat yang terdiri dari empat orang.

"Kerugian materiil diperkirakan cukup besar dan saat ini masih dalam proses taksiran. Kami berterima kasih atas koordinasi yang baik dari semua pihak yang terlibat sehingga api bisa segera dipadamkan," ungkapnya.

Sementara data kepolisian menunjukkan kebakaran yang dilaporkan ke Polsek Tangen sekitar pukul 07.00 WIB ini diduga akibat korsleting listrik.

Dengan total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 40 juta.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyassari menjelaskan, kejadian bermula saat rumah dalam keadaan kosong.

Pemilik sedang memupuk padi di sawah yang berjarak sekitar 2 kilometer dari rumahnya.

Tim Polsek Tangen, bersama tim Inafis Polres Sragen mengamankan barang bukti berupa kabel listrik dan bongkahan kayu yang hangus terbakar.

Meskipun tidak ada korban jiwa, api menghanguskan satu unit rumah berukuran 12x12 meter yang terbuat dari kayu.

Kapolres mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan memeriksa instalasi listrik secara berkala guna mencegah kejadian serupa.

"Kami terus melakukan penyelidikan lebih lanjut, namun dugaan sementara penyebab kebakaran adalah hubungan arus pendek listrik," pungkasnya.(din/adi)

Editor : Adi Pras
#kebakaran #sragen #tangen #Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari