RADARSOLO.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen mematangkan persiapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.
Tim khusus dibentuk untuk mengawal sosialisasi petunjuk teknis (juknis) secara langsung ke tingkat kecamatan.
Sekretaris Disdikbud Sragen Sukisno menjelaskan, lima tim diterjunkan ke lapangan sejak 5-6 Mei 2026. Dalam sehari, tiap tim menyisir dua kecamatan untuk sosialsiasi.
Baca Juga: PAD Parkir Bocor, DPRD Sragen Desak Penerapan Pembayaran via QRIS
“Kami udang perwakilan camat, koordinator wilayah kecamatan (korwilcam) bidang pendidikan, kepala SD dan TK, serta para operator sekolah,” jelas Sukisno, Kamis (4/6/2026).
Selain itu, disdikbud juga memberi pembekalan teknis kepada para operator sekolah selaku garda terdepan pendaftaran SPMB. Pertemuan teknis ini digelar luring dan daring.
Terkait daya tampung calon murid baru, Sukisno menegaskan sudah dipetakan dalam dokumen regulasi resmi.
Baca Juga: 10 Pejabat Baru Pemkab Karanganyar Dilantik, Bupati Minta segara Tancap Gas
“Kuota seluruh SD negeri mencapai 15.540 murid. Sedangkan jenjang SMP 14.144 murid. Rinciannya, SMP negeri 9.792 murid dan swasta 4.352 murid.
Kuota tersebut sesuai Surat Keputusan (SK) Bupati Sragen No. 400.3.5/89/01.3/2026 tentang Juknis SPMB Sragen. Di dalamnya memuat daya tampung SD negeri 15.540 murid, dari total 555 rombongan belajar (rombel).
Menurut Sukisno, pemetaan daya tampung sekolah negeri dan swasta sengaja dipisah di dalam juknis. Ini untuk memastikan transparansi proses analisis data selama proses seleksi nanti.
Baca Juga: Polres Sragen Terjunkan 208 Personel Bhabinkamtibmas Tracing TBC
“Melalui persiapan matang dan pembekalan operator secara berjenjang, kami optimistis SPMB 2026 yang dijadwalkan mulai Juni hingga Juli berlangsung objektif, transparan, akuntabel, dan bebas pungutan liar,” tegasnya. (din/fer)
Editor : Adi Pras