Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Gaya Hidup Photo

Polres Sragen Kerahkan Personel Bhabinkamtibmas Eliminasi TB Paru

Ahmad Khairudin • Kamis, 16 Juli 2026 | 19:21 WIB
Personel bhabinkamtibmas Polres Sragen tracing TB paru ke berbagai pelosok desa. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Personel bhabinkamtibmas Polres Sragen tracing TB paru ke berbagai pelosok desa. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Peran Bhabinkamtibmas Polres Sragen tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Di balik tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, mereka kini menjadi garda terdepan dalam mendukung percepatan eliminasi tuberkulosis (TB) paru di Kabupaten Sragen.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari mengerahkan seluruh Bhabinkamtibmas untuk bersinergi dengan petugas kesehatan di masing-masing kecamatan.

Baca Juga: DPRD Sragen Tuding Rekrutmen Pegawai BUMD Sarat Praktik Nepotisme

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan tracing kontak erat, edukasi kepada masyarakat, hingga pendampingan pasien dalam upaya pencegahan dan pengobatan TB paru sampai ke tingkat desa.

”Penanganan TB bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan. Polri melalui Bhabinkamtibmas hadir untuk memperkuat upaya pemerintah dengan mendekatkan layanan kepada masyarakat, mengedukasi warga, serta mendukung proses tracing agar penularan dapat segera diputus,” ujar Dewiana, Kamis (16/7/2026).

Hasilnya, pada pelaksanaan tracing periode ketiga yang berlangsung mulai 13 Juni hingga 14 Juli, tercatat sebanyak 88 kasus TB paru terkonfirmasi.

Baca Juga: Tunggakan Pajak Kendaraan di Karanganyar Tembus Rp 33,6 Miliar

Selanjutnya, petugas melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang memiliki kontak erat dengan pasien sebagai langkah deteksi dini.

Sebanyak 190 kontak erat telah menjalani pemeriksaan, baik melalui pemeriksaan dahak (sputum) maupun pemeriksaan darah.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam menemukan kasus secara cepat sehingga pasien dapat segera memperoleh penanganan medis dan mencegah penyebaran penyakit di lingkungan sekitarnya.

Baca Juga: Pemkab Sragen Lantik 75 PNS Formasi 2024, Ini Rinciannya

Kegiatan tracing dilaksanakan di 20 kecamatan di Kabupaten Sragen dengan melibatkan Bhabinkamtibmas, tenaga kesehatan puskesmas, serta dinas kesehatan.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat juga menjadi jembatan komunikasi untuk menghilangkan stigma terhadap penderita TB.

Sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar bersedia menjalani pemeriksaan apabila memiliki gejala maupun riwayat kontak erat dengan pasien.

Baca Juga: Sidak Pasar Jungke, DPRD Karanganyar Desak Pengadaan Kontainer Sampah

”Keterlibatan Polri dalam program eliminasi TB merupakan wujud nyata pelayanan kepada masyarakat yang tidak hanya berorientasi pada pemeliharaan keamanan, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,” tandasnya. (din/adi)

Editor : Adi Pras
tuberkulosis sragen tracing Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari polres sragen