Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pertumbuhan UMKM di Sukoharjo Meningkat, Tunjukkan Tren Positif dalam Lima Tahun

Iwan Kawul • Jumat, 24 Januari 2025 | 00:21 WIB
UMKM yang ikut serta dalam Sukoharjo Expo 2024.
UMKM yang ikut serta dalam Sukoharjo Expo 2024.

RADARSOLO.COM – Jumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sukoharjo terus menunjukkan tren positif dalam lima tahun terakhir.

Berdasarkan data terbaru, total UMKM pada tahun 2024 tercatat mencapai 208.725 unit, meningkat signifikan dibandingkan tahun 2019 yang hanya berjumlah 20.580 unit.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Kabupaten Sukoharjo, Iwan Setiono, menjelaskan bahwa pertumbuhan UMKM ini menunjukkan peran penting sektor dalam menopang perekonomian daerah.

Pada 2022, total UMKM sempat turun menjadi 198.250 unit, tetapi berhasil bangkit pada 2023 dan 2024

"UMKM, terutama usaha mikro, terus mendominasi dengan kontribusi lebih dari 98 persen terhadap total UMKM. Pada 2024, jumlah usaha mikro mencapai 206.838 unit, naik dibandingkan tahun 2023 yang berjumlah 201.774 unit," ungkap Iwan, Kamis (23/1/2025).

Meski demikian, Iwan mengakui adanya tantangan pada usaha kecil dan menengah yang jumlahnya cenderung menurun.

"Usaha kecil mengalami penurunan dari 5.533 unit (2019) menjadi hanya 1.376 unit (2024). Usaha menengah juga menghadapi tantangan serupa, turun dari 1.973 unit (2019) menjadi 511 unit (2024).

UMKM sektor industri dan perdagangan menjadi penyumbang terbesar dalam pertumbuhan UMKM di Sukoharjo.

Industri mencatat pemulihan signifikan dari 71.734 unit (2022) menjadi 74.153 unit (2024), sementara perdagangan mencapai angka tertinggi 120.153 unit (2024).

Iwan memaparkan berbagai strategi yang tengah digalakkan oleh pemerintah daerah untuk mendorong UMKM, termasuk pelatihan digitalisasi, akses permodalan, dan pendampingan.

Lebih lanjut, sektor perikanan, pertanian, dan peternakan juga menjadi fokus pengembangan. Ketiga sektor ini menunjukkan pertumbuhan kecil namun konsisten setiap tahunnya.

"Misalnya, usaha peternakan meningkat dari 780 unit (2019) menjadi 1.134 unit (2024). Kami melihat potensi besar di sektor ini untuk meningkatkan ketahanan pangan daerah," kata Iwan. (kwl)

Editor : Damianus Bram
#usaha mikro kecil dan menengah #umkm #sukoharjo