Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo Gaya hidup

Debit Air Sumur Warga Sukoharjo Selatan Terus Menyusut, Permintaan Dropping Air Bersih Melonjak

Iwan Kawul • Senin, 6 Juli 2026 | 17:51 WIB
Dropping air bersih oleh BPBD dan PDAM di wilayah selatan Kabupaten Sukoharjo yang mulai dilanda kekeringan, Senin (6/7). (DOK.BPBD SUKOHARJO)
Dropping air bersih oleh BPBD dan PDAM di wilayah selatan Kabupaten Sukoharjo yang mulai dilanda kekeringan, Senin (6/7). (DOK.BPBD SUKOHARJO)

RADARSOLO.COM– Permintaan bantuan air bersih di wilayah selatan Kabupaten Sukoharjo terus meningkat dalam beberapa hari terakhir, seiring meluasnya dampak musim kemarau.

Sejumlah wilayah di Kecamatan Bulu, Tawangsari, dan Weru mulai mengalami penurunan debit sumber air bersih.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo Ariyanto Mulyatmojo menjelaskan, permintaan dropping air bersih terus masuk dari wilayah terdampak kekeringan. Terutama di tiga kecamatan tersebut.

Baca Juga: Demi Pangkas Waktu 20 Menit, Meskipun Rawan, Jembatan Sesek Penghubung Solo-Sukoharjo di Bengawan Solo Tetap Diminati

“Kekeringan menyebabkan debit sumber air bersih masyarakat menurun. Maka BPBD dan PDAM terus melakukan distribusi air bersih sesuai permohonan yang masuk,” jelas Ariyanto, Senin (6/7).

Hingga kemarin, BPBD dan PDAM telah menyalurkan 13 tangki air bersih. Masing-masing berkapasitas 5.000 liter atau total mencapai 65.000 liter.

Distribusi dilakukan pada Kamis (2/7), sebanyak lima tangki air bersih.

Sasarannya Dusun Jarum dan Brebes, Desa Kedungjambal, Kecamatan Tawangsari. Kemudian Dusun Tunggul, Desa/Kecamatan Weru. Serta Dusun Kepuh Pencil, Desa Kunden, Kecamatan Bulu.

Baca Juga: Kukuhkan PD DMI Sukoharjo, BUpati Etik Dorong Pemberdayaan Masyarakat via Masjid

Pada Jumat (3/7), disalurkan empat tangki air bersih ke sejumlah titik. Sasarannya Dusun Jambal dan Jarum, Desa Kedungjambal, Kecamatan Tawangsari. Serta Dusun Kepuh, Desa Kunden, Kecamatan Bulu.

Hari ini, juga disalurkan empat tangki air bersih. Permintaan dropping datang lagi dari Dusun Jarum, Dusun Tunggul, dan Dusun Kepuh.

Ariyanto menjelaskan, BPBD terus memantau perkembangan kondisi kekeringan di lapangan. Termasuk berkoordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, dan PDAM untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat terpenuhi.

“Kami akan terus melakukan asesmen di wilayah-wilayah terdampak kekeringan. Selama ada permohonan dan hasil kajian menunjukkan masyarakat membutuhkan bantuan air bersih, distribusi akan terus kami lakukan,” bebernya. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#kemarau #kekeringan #krisis air bersih #sukoharjo #dropping air bersih