4 Orang Bertopeng Teror Warung Mie & Babi, Ancam Karyawan dan Bakar Sepeda Motor

Tim Radar Solo • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 15:44 WIB
Petugas damkar memadamkan api yang membakar warung mi dan babi di Sukoharjo.
Petugas damkar memadamkan api yang membakar warung mi dan babi di Sukoharjo.

RADARSOLO.COM – Aksi teror terjadi di Warung Mie & Babi Tepi Sawah, Jalan Keleng-Karanganyar, Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Sukoharjo. Sekitar empat orang bertutup wajah dan mengenakan helm menyatroni warung tersebut, Sabtu (12/9) sekitar pukul 04.15 WIB.

Para pelaku tak hanya mengancam karyawan yang tengah tidur. Mereka juga membakar sepeda motor Yamaha Mio milik salah seorang karyawan dan sebuah piano kayu yang berada di area dapur. Kaca etalase dapur turut dirusak.

Peristiwa itu bermula ketika karyawan warung, AQR, sedang tidur di salah satu kamar. Tiba-tiba, pintu kamar didobrak oleh para pelaku. Korban kemudian dipaksa keluar kamar.

Baca Juga: Daging Anjing di Solo Mulai Beralih Dijual Sembunyi-Sembunyi via Online

Salah seorang pelaku menodongkan senjata tajam dan memerintahkan AQR untuk jongkok serta diam di dekat etalase dapur. Sementara itu, dua pelaku lainnya menuangkan cairan dari botol ke sepeda motor Yamaha Mio milik AQR sebelum membakarnya.

Api kemudian merembet ke piano kayu yang berada di dekat sepeda motor. Pelaku lainnya merusak kaca etalase dapur. Setelah menjalankan aksinya, keempat pelaku melarikan diri.

Baca Juga: Sengketa Lahan Ledoksari, Pemkot Siapkan Rusun dan Kios bagi Warga

AQR yang masih dalam kondisi terancam kemudian membangunkan rekannya, SP, yang tidur di kamar belakang. Keduanya berusaha memadamkan api dengan bantuan petugas keamanan pabrik di sebelah warung.

Api akhirnya berhasil dipadamkan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan kerusakan pada ruang dapur, gudang kecil, dan kamar tidur karyawan.

Selain itu, sepeda motor Yamaha Mio milik AQR dan piano kayu turut terbakar. Telepon seluler Vivo V21 warna silver milik AQR juga dibawa oleh pelaku.

Baca Juga: 7 Kata Bahasa Thailand yang Sering Banget Muncul di Lakorn

Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah saksi telah diperiksa. Polisi juga menelusuri rekaman CCTV untuk mengidentifikasi para pelaku.

Petugas turut berkoordinasi dengan Bidang Laboratorium Forensik (Bid Labfor) Polda Jawa Tengah untuk mengungkap aksi pembakaran tersebut.

Hingga kini, identitas maupun motif empat pelaku masih dalam penyelidikan. Polisi masih mendalami rekaman CCTV dan keterangan saksi untuk memburu para pelaku. (*)

Editor : Kabun Triyatno
sepeda motor cctv membakar babi warung