Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

WhatsApp Bagikan Tips Amankan Chat Privasi, Gunakan Fitur Ini Agar Pesan Tak Bisa Terbaca Orang Lain

Syahaamah Fikria • Jumat, 10 Mei 2024 | 02:04 WIB
Ilustrasi privasi chat WhatsApp.
Ilustrasi privasi chat WhatsApp.

RADARSOLO.COM - WhatsApp hingga kini masih jadi aplikasi chatting atau perpesanan yang paling banyak digunakan.

Seiring dengan makin banyaknya pengguna dan informasi pribadi yang dibagikan melalui WhatsApp, jaminan keamanan pun kian penting untuk dipastikan.

Dalam hal ini, WhatsApp memiliki perlindungan bawaan dengan enkripsi end to end, yang memastikan hanya pengirim dan penerima pesan yang bisa membacanya.

WhatsApp pun membagikan lima cara untuk menjaga privasi percakapan di aplikasi tersebut. Apa dan bagiamana?

1. Lindungi akun dengan kunci sandi dan verifikasi dua langkah

Setelah mendaftarkan nomor telepon ke WhatsApp, pengguna dapat memilih untuk mengatur kunci sandi untuk verifikasi berikutnya.

Untuk memverifikasi diri dengan kunci sandi, pengguna dapat menggunakan Touch ID, Face ID, atau kode sandi perangkat.

Kemudian, aktifkan verifikasi dua langkah sebagai langkah keamanan ekstra.

Hal ini guna memastikan pengguna adalah satu-satunya orang yang dapat mengakses akun WhatsApp. Serta tidak ada orang lain yang bisa membajak.

Setelah diaktifkan, siapa pun yang mencoba masuk menggunakan nomor pengguna atau mencoba menyetel ulang akun, akan diminta memasukkan PIN 6 digit.

Cara ini akan melindungi akun pengguna dari phishing dan upaya pengambilalihan oleh penipu.

 

2. Kendalikan informasi yang dibagikan

Privasi bukan hanya tentang mengamankan pesan, tapi juga tentang memiliki kontrol atas data pribadi.

WhatsApp menawarkan kemampuan agar pengguna bisa mengontrol siapa yang dapat melihat informasi profil, pembaruan status, foto profil, terakhir dilihat, serta siapa yang dapat menambahkan ke grup.

Melalui pengaturan privasi yang detail ini, pengguna dapat memilih orang-orang yang akan dibagikan informasi.

Dengan membatasi informasi yang dibagikan, pengguna dapat melindungi privasi dan mengurangi risiko penyalahgunaan data.

3. Lindungi informasi sensitif pada chat

Untuk melindungi informasi sensitif pada chat, gunakan fitur sekali lihat.

Dengan fitur ini, pengguna bisa mengirim foto, video, dan pesan suara yang akan hilang dari chat setelah penerima membukanya sekali.

Foto dan video sekali lihat tidak akan tersimpan dalam galeri penerima.

Penerima juga tidak dapat meneruskan, membagikan atau menyalinnya.

Bahkan tidak dapat dapat mengambil rekaman layar dari media yang dikirim menggunakan fitur sekali lihat ini.

4. Tambah lapisan keamanan dengan kunci chat

Untuk memberikan tambahan keamanan atau privasi chat tertentu, pengguna dapat menyalakan fitur kunci.

Jika akan membaca atau mengirim pesan, pengguna harus membuka kunci chat menggunakan autentikasi perangkat.

Seperti kode sandi telepon, Face ID, sidik jari, atau kode rahasia yang dapat diatur.

Chat ini akan dipisahkan dari chat pengguna yang lain di folder chat yang dikunci.

Fitur kunci chat ini melindungi chat paling privat.

Sehingga meski orang lain menggunakan handphone Anda, namun tetap tidak dapat melihat chat privasi yang dikunci tersebut.

5. Lakukan pemeriksaan privasi

Lakukan pemeriksaan privasi di aplikasi WhatsApp

Jika masih bingung dalam memilih dan menggunakan pengaturan privasi, coba lakukan pemeriksaan privasi di aplikasi WhatsApp.

Pengguna dapat mempelajari dan mengetahui lebih lanjut tentang fitur-fitur yang dapat menjaga percakapan tetap aman.

Selanjutnya bisa mengaktifkan fitur-fitur yang dibutuhkan secara praktis. (ria)

 

 

Editor : Syahaamah Fikria
#chat #whatsapp #fitur #privasi #Aplikasi #keamanan