Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Kampung Wisata Sewu Kembang Karanganyar, Cocok untuk Pecinta Tanaman dan Sejarah

Damianus Bram • Minggu, 13 April 2025 | 03:10 WIB
Kampung Wisata Sewu Kembang di Nglurah, Tawangmangu, Karanganyar suguhkan beragam tanaman hias (atas) dan Situs Menggung (bawah).
Kampung Wisata Sewu Kembang di Nglurah, Tawangmangu, Karanganyar suguhkan beragam tanaman hias (atas) dan Situs Menggung (bawah).

RADARSOLO.COM – Kampung Wisata Sewu Kembang di Dusun Nglurah, Kelurahan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, semakin dikenal sebagai destinasi wisata alternatif yang memadukan keindahan alam, kekayaan tanaman hias, serta situs budaya bersejarah.

Berlokasi sekitar 1 kilometer dari Pasar Tawangmangu, destinasi ini sangat mudah diakses.

Pengunjung hanya perlu mengikuti papan petunjuk menuju Nglurah di sebelah kanan jalan utama. Gang selebar kurang lebih 6 meter akan mengarahkan wisatawan langsung ke kawasan Kampung Sewu Kembang.

Di sepanjang jalan dan halaman rumah warga, pengunjung disuguhi ribuan jenis tanaman hias yang tertata rapi.

Tidak hanya bisa dinikmati, tanaman-tanaman tersebut juga bisa dibeli langsung dari pemiliknya.

Keberadaan tanaman ini telah lama menjadi mata pencaharian warga, yang kemudian dikembangkan menjadi konsep wisata kampung tematik.

“Dulu berawal dari usaha warga membudidayakan dan menjual tanaman hias. Sekarang, banyak orang luar datang untuk menikmati suasananya,” ujar salah satu warga.

Kampung Wisata Sewu Kembang tidak mengenakan biaya tiket masuk. Pengunjung hanya perlu membayar parkir apabila membawa kendaraan pribadi.

Udara sejuk khas pegunungan dan pemandangan yang asri menambah kenyamanan selama berwisata.

Selain kekayaan flora, daya tarik lain yang tak kalah menarik adalah keberadaan Situs Menggung atau Candi Menggung.

Situs ini berupa punden berundak dengan dua arca utama, yakni arca Kyai Menggung dan arca Durga Mahisasuramardhini, yang diyakini merupakan peninggalan agama Hindu.

Tempat ini diyakini sebagai petilasan Narotama, seorang pengikut Raja Airlangga yang bermeditasi di kawasan ini.

“Kalau masuk ke tengah Dusun Nglurah akan terlihat pohon besar dengan punden, itu yang disebut Situs Menggung. Wisata budaya ini buka setiap hari dan bisa dikunjungi kapan saja,” kata salah satu tokoh masyarakat setempat.

Dengan dukungan fasilitas seperti area parkir, toilet, warung makan, serta tempat istirahat, kawasan ini semakin nyaman dikunjungi wisatawan.

Dirintis sejak tahun 1980-an, Kampung Wisata Sewu Kembang berkembang pesat pada dekade 1990-an dan kini menjadi salah satu ikon wisata unggulan di Karanganyar.

Tak hanya dikenal di kalangan lokal, wisatawan dari Solo, Klaten, Semarang, hingga luar Pulau Jawa juga mulai berdatangan.

Motivasi kedatangan pengunjung beragam—mulai dari berburu tanaman hias, menikmati keindahan alam, hingga menapak tilas sejarah lewat peninggalan Situs Menggung. (dam)

Editor : Damianus Bram
#tawangmangu #karanganyar #nglurah #Kampung Wisata Sewu Kembang #situs menggung #Tanaman Hias