RADARSOLO.COM- Pemkab Wonogiri terus meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah pembangunan dua rumah sakit daerah (RSUD) baru di wilayah timur dan selatan Wonogiri.
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menegaskan, pembangunan RSUD ini bertujuan mendekatkan layanan kesehatan ke masyarakat di wilayah yang selama ini jauh dari akses rumah sakit utama.
Baca Juga: Kunjungi Waduk Pidekso bersama Bupati Setyo, AHY Beberkan 4 Manfaat Strategis untuk Warga Wonogiri
"RSUD di Purwantoro dan yang akan dibangun di Baturetno, ini demi mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat," ujar Setyo baru-baru ini.
Dua RSUD Baru, Fokus Pemerataan
Pembangunan dua RSUD ini merupakan bagian dari program prioritas Bupati Setyo Sukarno dan Wakil Bupati Imron Rizkyarno, yang mengusung tema besar: kesehatan dan pendidikan untuk semua.
Untuk RSUD Raden Mas Said Purwantoro, bangunan fisik telah rampung dibangun pada 2024 dan ditargetkan bisa beroperasi penuh pada tahun 2026 setelah seluruh instalasi selesai tahun ini.
Sementara itu, RSUD di Kecamatan Baturetno saat ini tengah dalam tahap perencanaan.
Pemkab akan menyusun Detail Engineering Design (DED) pada 2025 dan mulai konstruksi di tahun yang sama.
"Sementara RSUD Baturetno, tahun depan kita susun DED dan dibangun tahun depan," imbuh Bupati.
Menghidupkan Kembali Sentra Kesehatan Baturetno
Lokasi RSUD Baturetno diproyeksikan berada di Puskesmas Rawat Inap Baturetno, yang dulunya sempat berjaya di era 1990-an dan bahkan banyak didatangi pasien dari wilayah Pacitan, Jawa Timur.
Baca Juga: Gandeng Pemprov Jateng, Pemkab Wonogiri Bakal Bangun SMK di Karangtengah, Sudah Dinantikan Warga
"Untuk mendekatkan pelayanan bagi masyarakat di Kecamatan Karangtengah, Batuwarno, Tirtomoyo, Giriwoyo dan sebagainya," jelas Setyo.
Didukung Perencanaan Rasional
Sekretaris Daerah (Sekda) FX Pranata menyebut, rencana pembangunan RSUD Baturetno merupakan program progresif karena rasio fasilitas kesehatan di Wonogiri masih belum ideal.
"Masih dibutuhkan sekitar 30-an fasilitas kesehatan baik berupa klinik maupun rumah sakit di Wonogiri," ucap Pranata.
Jika RSUD Purwantoro dan Baturetno sudah beroperasi, maka Kabupaten Wonogiri akan memiliki tiga RSUD milik pemerintah daerah:
- RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso (pusat)
- RSUD Raden Mas Said Purwantoro (timur)
- RSUD Baturetno (selatan)
"Dengan dua rumah sakit ini juga memperkuat jaringan layanan kesehatan," kata Sekda.
Pemkab juga akan mendorong kedua RSUD tersebut menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) agar pengelolaannya lebih fleksibel dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (al)
Editor : Tri wahyu Cahyono