Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Selalu Hati-hati di Jalan: Tercatat 101 Orang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan di Wonogiri, Jalur Tunggangan Jadi Sorotan

Iwan Adi Luhung • Kamis, 2 Januari 2025 | 00:51 WIB
Truk terguling di jalur Tunggangan wilayah Kecamatan Jatiroto, Selasa (31/12/2024).
Truk terguling di jalur Tunggangan wilayah Kecamatan Jatiroto, Selasa (31/12/2024).

RADARSOLO.COM- Kasus kecelakaan lalu lintas di Wonogiri sepanjang tahun 2024 mengalami kenaikan signifikan dibandingkan 2023.

Data menunjukkan, jumlah kejadian kecelakaan naik 13 persen atau bertambah 158 kasus, dari 1.251 kasus pada 2023 menjadi 1.409 kasus di 2024.

Kapolres Wonogiri AKBP Jarot Sungkowo dalam jumpa pers di Mapolres Wonogiri, Selasa (31/12/2024) memaparkan, peningkatan kasus  angka kecelakaan ini juga diikuti dengan kenaikan jumlah korban jiwa.

"Jumlah korban meninggal dunia naik dari 88 orang pada 2023, menjadi 101 orang di 2024, bertambah 13 orang," ujar Jarot.

Selain korban jiwa, jumlah korban luka ringan juga meningkat.

Pada 2023 tercatat 1.392 orang mengalami luka ringan, sedangkan pada 2024 jumlahnya bertambah menjadi 1.543 orang, naik sekitar 11 persen atau 154 orang.

Namun, kerugian material akibat kecelakaan justru turun 19 persen.

Dari Rp 1,7 miliar pada 2023, menjadi Rp 1,3 miliar di 2024.

“Kami terus berupaya mencegah kecelakaan melalui kampanye keselamatan, patroli, serta penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas. Kami juga memetakan daerah rawan kecelakaan, termasuk jalur berbahaya seperti Tunggangan,” kata Kapolres.

Sementara itu, jalur di kawasan hutan Tunggangan Kecamatan Jatiroto-Tirtomoyo kembali menjadi perhatian setelah truk bermuatan kayu terguling di Desa Ngelo, Selasa (31/12/2024).

Truk berpelat AD 8151 UY ini terguling karena sopir diduga tidak mampu mengendalikan kendaraan di medan ekstrem.

Baca Juga: Tawangmangu Tidak Hanya Grojogan Sewu, Tapi Juga Ada Air Terjun Jumog Putri

"Jalur ini memiliki tikungan tajam dan turunan curam. Kecelakaan tunggal ini sempat menutup akses jalan sebelum akhirnya truk dievakuasi dengan bantuan truk lain," jelas Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp2 juta.

Jalur Tunggangan memang dikenal sebagai medan berbahaya, terutama bagi kendaraan besar.

Jalur ini sudah beberapa kali menjadi lokasi kecelakaan kendaraan berat.

Beberapa kejadian sebelumnya:

"Insiden ini menjadi pengingat bagi pengendara untuk berhati-hati saat memilih jalur di daerah pedesaan yang memiliki medan jalan sempit dan berliku," tambah Anom.

Kapolres mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan lebih berhati-hati, terutama di daerah yang rawan kecelakaan. (al/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#kecelakaan #meninggal dunia #Jalur Tunggangan #wonogiri