RADARSOLO.COM – Momentum pergantian tahun membawa berkah bagi pembudidaya ikan nila di Karamba Jaring Apung (KJA) Waduk Gajah Mungkur (WGM), Wonogiri.
Permintaan ikan nila melonjak tajam, terutama menjelang dan saat malam Tahun Baru.
Ketua Paguyuban Pembudidaya Ikan WGM Nila Kencana, Sugiyanto, mengungkapkan lonjakan pesanan sudah terasa sejak libur sekolah.
Dibanding hari biasa, volume permintaan meningkat signifikan.
Baca Juga: 68 Personel Polres Wonogiri Naik Pangkat per 1 Januari 2026, Kapolres Tekankan Tanggung Jawab
“Kalau hari biasa sekitar 1,5 kuintal per hari. Menjelang akhir tahun bisa naik sampai 4 kuintal,” ujar Sugiyanto, Rabu (1/1).
Lonjakan tertinggi terjadi pada malam pergantian tahun. Bahkan, permintaan disebut nyaris tanpa batas.
“Puncaknya di malam tahun baru. Bisa dibilang unlimited. Di tempat kami saja bisa keluar sampai 1,5 ton,” tambah pria yang akrab disapa Sugi tersebut.
Untuk harga, ikan nila segar dari karamba dijual Rp 28 ribu per kilogram.
Baca Juga: Pergantian Tahun Tanpa Kembang Api, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno Ajak Doakan Korban Bencana
Sementara ikan nila yang sudah dibersihkan dan dibuang isi perutnya dibanderol Rp 30 ribu per kilogram.
“Biasanya pembeli buat bakar-bakar malam tahun baru. Kebanyakan minta yang sudah dibersihkan sekalian, dibeteti. Itu lebih diminati,” jelasnya.
Sugi berharap, memasuki tahun 2026, tren penjualan ikan nila di WGM terus meningkat sehingga berdampak langsung pada kesejahteraan para pembudidaya.(al)
Editor : Nur Pramudito