Sejauh ini Persebi berhasil menapakkan kakinya di putaran nasional Liga 3. Bakal bersaing bersama 63 klub dari berbagai provinsi. Memperebutkan gelar juara, sekaligus jatah delapan tiket promosi ke Liga 2 musim depan.
Sebagai satu-satunya harapan bagi eks Karesidenan Surakarta, Laksar Pandanarang –julukan Persebi Boyolali– berambisi naik kasta. Menggantikan posisi Persis Solo yang dipastikan promosi ke Liga 1 musim depan. Apalagi, kualitas Stadion Kebo Giro cukup mumpuni untuk menggelar laga Liga 2.
“Bicara Stadion Kebo Giro, kami yakin bisa promosi ke Liga 2. Kami bisa menggunakan stadion ini untuk homebase. Mungkin tinggal pasang lampu saja, kalau memang dibutuhkan sesuai regulasi. Tapi yang pasti, kami sedang berjuang di Liga 3 dulu. Semoga target (promosi Liga 2) tidak meleset,” kata Manajer Persebi Boyolali Kukuh Hadiatmo, kemarin (13/1).
Pria yang akrab disapa Tatang ini optimistis, promosi Liga 2 bakal berdampak terhadap sektor ekonomi dan pariwisata di Kota Susu. “Kendalanya sekarang dari sisi akomodasi, terutmama penginapan. Paling dekat lokasinya sekitar 15 menit perjalanan dari stadion. Tapi kalau bisa promosi ke Liga 2, bisa jadi nanti akan ada investor yang mau bangun hotel di Boyolali,” imbuh Tatang.
Sementara itu, putaran nasional Liga 2 digeber 29 Januari hingga 5 Februari. Dilanjutkan babak 32 besar pada 9-16 Februari dan babak 16 besar pada 20-27 Februari. Sedangkan semifinal digelar 3 Maret, disusul partai pamungkas pada 6 Maret.
“Rencananya kami akan mengajukan Stadion Kebo Giro sebagai venue babak nasional Liga 3. Kami anggap stadion ini layak,” beber Tatang. (nik/fer/dam) Editor : Damianus Bram