Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

INDACO, Satu-satunya Pabrik Cat Tanpa Lisensi Asing: 20 Tahun Berkarya dari Karanganyar untuk Indonesia

Rudi Hartono RS • Senin, 8 September 2025 | 23:02 WIB
Iwan Adranacus, Presiden Direktur PT Indaco Warna Dunia.
Iwan Adranacus, Presiden Direktur PT Indaco Warna Dunia.

RADARSOLO.COM – Hampir dua dekade mewarnai dunia interior dan eksterior masyarakat Indonesia, PT Indaco Warna Dunia sukses menorehkan prestasi membanggakan.

Berdiri sejak 5 Desember 2005 di Desa Pulosari, Kebakkramat, Karanganyar, perusahaan ini dikenal sebagai satu-satunya pabrik cat asli Indonesia tanpa lisensi asing.

“INDACO adalah karya anak bangsa. Kami tidak memakai lisensi asing, tidak membeli merek dari luar. Semua orisinal, dari hulu ke hilir,” tegas Iwan Adranacus, Presiden Direktur PT Indaco Warna Dunia, saat ditemui di kawasan pabrik, baru-baru ini.

Awal Perjalanan INDACO

Baca Juga: Polres Karanganyar Gerebeg Ruko Diduga Tempat Judi di Colomadu, Ini Hasilnya

Kisah INDACO bermula dari pabrik kecil bekas pabrik roti di Kadipiro, Solo.

Saat itu, Iwan yang sebelumnya merintis usaha pabrik cat tanpa merek di Jakarta bersama rekannya, memutuskan hijrah ke Solo.

“Solo saya pilih karena strategis. Saya sudah melihat peta pembangunan pemerintah, bahwa Solo akan jadi titik temu jaringan tol Trans Jawa. Dari sinilah kami bisa menjangkau seluruh Indonesia,” kenangnya.

Pada 5 Desember 2005, pabrik pertama INDACO resmi beroperasi dengan produk perdana Envitex (cat tembok) dan Envilux (cat kayu dan besi).

Seiring waktu, keduanya dilebur menjadi satu brand: Envi, singkatan dari environmentally friendly, sejalan dengan komitmen INDACO sebagai produsen cat ramah lingkungan.

Fokus ke Solo dan Pertumbuhan Pesat

Pada 2006, penjualan di Solo bahkan mengungguli Jakarta. Akhirnya, Iwan memutuskan untuk fokus penuh di Solo dan melepas pabrik di ibu kota.

Tumbuh pesat, pada Mei 2007 INDACO memindahkan basis produksinya ke lahan sendiri di Pulosari, Kebakkramat.

Dari sana, perusahaan terus berkembang hingga masuk 10 besar pabrik cat nasional.

Di Jawa Tengah, INDACO bahkan menembus tiga besar, bersaing langsung dengan merek-merek cat multinasional.

Komitmen Asli Indonesia

Bagi Iwan, pencapaian paling membanggakan bukan hanya soal angka penjualan, melainkan konsistensi menjaga kemandirian industri nasional.

“INDACO ini satu-satunya perusahaan cat yang benar-benar asli Indonesia, tanpa lisensi asing, dan berkomitmen tinggi pada keberlanjutan lingkungan. Itu yang jadi semangat kami sejak awal,” tandas Iwan.

Menuju 20 Tahun Berkarya

Menjelang usia ke-20 pada Desember 2025, INDACO bukan sekadar perusahaan cat, melainkan simbol keberanian industri lokal untuk bersaing di pasar nasional dan membuktikan kualitas karya anak bangsa. (rud)

 

Editor : Damianus Bram
#karanganyar #PT Indaco warna dunia #cat #pabrik cat #INDACO #Iwan Adranacus #cat envi