Sekretaris Disparpora Kabupaten Karanganyar Agung Tjahjo Nugroho mengungkapkan, kawasan Destinasi Wisata Kuliner Internasional akan membentang dari pertigaan Cicoa Tawangmangu hingga basecamp pendakian Cemoro Kandang yang berbatasan dengan Jawa Timur.
”Diharapkan bisa lebih menguatkan wilayah Tawangmangu sebagai ikon kawasan wisata Kabupaten Karanganyar. Dengan begitu, destinasj wisata di Tawangmangu bisa lebih menarik perhatian baik dalam skala nasional maupun internasional,” kata Agung, kemarin.
Agung menambahkan, sebagai tindak lanjut penetapan Destinasi Wisata Kuliner Internasional, para pelaku usaha diminta memberikan pelayanan terbaik bagi setiap wisatawan. Menurutnya dengan pemberian standar pelayanan, bisa memberi dampak positif bagi perkembangan wisata di Tawangmangu.
Camat Tawangmangu Eko Joko Widodo menambahkan, Pemerintah Kecamatan Tawangmangu tengah berkoordinasi dengan para pelaku wisata di agar turut andil mendorong perkembangan Destinasi Wisata Kuliner Internasional.
Salah satunya dengan terus menjaga mutu produk kuliner, maupun terus melakukan inovasi dan pengembangan wisata. Sehingga berdampak pada tingkat kunjungan wisata di Tawangmangu.
”Kami sudah berkoordinasi dengan pengurus atau pengelola. Setelah adanya peresmian ini, maka kami minta pedagang bisa memberikan pelayanan yang baik dan tidak bermian dengan harga, yang nantinya akan mengecewakan pelanggan,” kata camat. (rud/adi/dam) Editor : Damianus Bram