Teriakan penyemangat aparatur sipil negara (ASN) dan karyawan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menggema di Gor Raden Mas Said Karanganyar, Selasa pagi (1/11).
Mereka berusaha keras melindungi wilayahnya agar tidak diterobos pemain lawan. Tentunya seru dan menghibur.
"Sekarang permainan (gobak sodor) jarang dimainkan. Anak-anak lebih senang bermain gedget. Maka kami ingin mengembalikan permainan tersebut agar teman-teman (ASN dan karyawan BUMD) bisa kembali mengenang masa kecil mereka," beber Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar Timotius Suryadi.
Kegiatan menjelang peringatan HUT ke-105 Kabupaten Karanganyar ini diikuti 33 tim putri dan 48 tim putra.
Bupati Karanganyar Juliyatmono yang membuka kompetisi gobak sodor menjelaskan, gobak sodor memiliki filosofi kebersamaan. "Ketika tidak bekerja sama, tidak mungkin permainan ini jadi, dan bisa menang," terangnya. (rud/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono