RADARSOLO.COM- Eksploitasi kawasan kebuh teh Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar memicu kemarahan warga setempat.
Massa menuding penanganan eksploitasi kawasan kebun teh Kemuning oleh Pemkab Karanganyar masih setengah-setengah.
Meskipun Pj Bupati Karanganyar Timotius Suryadi telah membentuk tim teknis dan sidak ke lokasi, tapi hal itu dinilai tak membawa banyak perubahan.
Masih ada proyek di kawasan kebun teh Kemuning yang masih berlanjut.
Masyarakat khawatir, jika aktivitas proyek itu tak segera dihentikan, maka membahayakan lingkungan.
Pantauan radarsolo.com, massa yang kecewa memblokade Jalan Margolawu.
Akses tersebut merupakan jalan alternatif penghubung antara jembatan kaca Kemuning ke Paralayang.
Mereka membakar ban bekas di gapura Jalan Margolawu.
Masyarakat meminta Pemkab Karanganyar segera mengambil tindakan tegas terhadap eksploitasi kebun teh Kemuning.
"Kami terus terang kecewa, karena hari ini masih ada pembangunan proyek di area kebun teh,” terang Galang Hermawan, perwakilan warga.
“Blokade (Jalan Margolawu) ini adalah bentuk dari kekecewaan kami," imbuhnya. (rud/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono