Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Petugas SPBU Colomadu Karanganyar Beri Klarifikasi Terkait Detik-Detik Kebakaran Terjadi

Antonius Christian • Rabu, 31 Juli 2024 | 19:58 WIB
Tim pemadam kebakaran tengah memadamkan api yang membakar mobil dan mesin bbm di SPBU Jalan Adisucipto kawasan Paulan, Colomadu, Karanganyar, Rabu (32/7/2024)
Tim pemadam kebakaran tengah memadamkan api yang membakar mobil dan mesin bbm di SPBU Jalan Adisucipto kawasan Paulan, Colomadu, Karanganyar, Rabu (32/7/2024)

RADARSOLO.COM - Kejadian kebakaran yang terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Colomadu, Karanganyar Rabu pagi (31/7/2024) akan menjadi pengalaman tak terlupakan bagi Puji, di sepanjang karirnya bekerja sebagai salah seorang petugas SPBU tersebut.

Dia masih ingat kengerian detik-detik api mulai muncul dan menghanguskan Dispensir BBM Jenis pertalite dan satu unit mobil. Maklum, kejadiannya baru selang beberapa jam saat ditemui koran ini. Dia sendiri masih shock pasca kejadian tersebut.

Saat kejadian, tak pernah terbersit akan adanya musibah tersebut. Puji dan teman-temannya bekerja seperti hari-hari biasa.

"Ya kami bukanya jam 06.00 pagi. Ya tidak ada firasat apa-apa," ungkapnya.

Baru satu setengah jam beroperasi, petaka itu datang tiba-tiba. Bermula saat ada mobil minibus yang ikut mengatre untuk membeli bensin di dispenser jenis Pertalite.

"Saya kebetulan tidak tugas jaga dispenser itu, yang jaga temen saya," ungkapnya.

Tak berselang lama tiba-tiba keluar suara ledakan cukup keras dan langsung muncul api besar di bagian belakang, tepatnya dibagian tangki mobil. Sontak, rekannya dan penumpang yang di dalam mobil langsung lari dan menyelamatkan diri.

"Itu waktu mengisi BBM di mobil, mobil dalam kondisi mati waktu ngisi," ujar Puji.

Hanya dalam hitungan detik, si jago merah langsung menjalar ke dispenser BBM dan bagian atap SPBU. Saat muncul ledakan dan api, di bersama rekannya dan penumpang mobil langsung lari menyelamatkan diri.

"Yang di mobil ada penumpangnya dua orang. Semua langsung lari menyelamatkan diri," ungkapnya.

Puji menjelaskan semua petugas sempat berupaya akan memadamkan api. Namun usaha tersebut sia-sia, karena lidah api semakin besar dan membakar habis area tersebut. Api baru bisa dipadamkan setelah sejumlah unit damkar tiba di lokasi.

"Sudah tidak bisa dikendalikan lagi. Apinya makin lama makin besar. Sementara kita tutup dulu sampai proses pemeriksaan oleh pihak kepolisian," pungkasnya. (atn/nik)

Editor : Niko auglandy
#karanganyar #colomadu #SPBU