RADARSOLO.COM – Perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Karanganyar terus dilakukan. Tahun ini, sebanyak 25 unit RTLH menerima bantuan Rp 20 juta per unit.
Program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan hunian layak dan meningkatkan taraf hidup masyarakat kurang mampu.
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Karanganyar, Margono menjelaskan, program ini sangat penting dalam upaya menekan angka kemiskinan.
”Data kami menunjukkan masih ada sekitar 7.800 unit RTLH yang tersebar di berbagai wilayah Karanganyar. Mayoritas berada di wilayah Gondangrejo dan Jumantono,” jelasnya, kemarin (21/5).
Margono mengungkapkan, secara historis, jumlah RTLH di Karanganyar pernah mencapai 265 ribu unit. Namun, dengan upaya berkelanjutan dari pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten, angka tersebut terus berkurang.
”Meski tantangan masih besar, kami optimistis dengan dukungan semua pihak, jumlah RTLH akan semakin menurun dan kualitas hidup masyarakat bisa meningkat,” tegas Margono.
Pemkab Karanganyar berharap program ini tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, namun juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam menanggulangi kemiskinan dan mempercepat pembangunan yang merata. (rud/adi)
Editor : Adi Pras