Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Gunakan Baju Adat Koto Gadang, Mulyani Pamer Capaian dan Prestasi Klaten

Angga Purenda • Jumat, 18 Agustus 2023 | 00:46 WIB
UPACARA: Bupati Klaten Sri Mulyani saat menjadi inspektur Upacara HUT RI di Alun-alun Klaten.
UPACARA: Bupati Klaten Sri Mulyani saat menjadi inspektur Upacara HUT RI di Alun-alun Klaten.

RADARKLATEN.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten menggelar upacara HUT ke-78 Kemerdekaan RI di Alun-alun Klaten, kemarin (17/8). Tampak Bupati Klaten Sri Mulyani dan forkopimda menggunakan baju adat dari berbagai daerah di Indonesia.

Upacara ini diikuti Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Klaten, Polres Klaten, Kodim 0723/Klaten, pelajar dan berbagai elemen masyarakat.

Secara khusus Mulyani yang menjadi inspektur upacara menggunakan baju adat koto gadang yang berasal Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Busana yang digunakan berwarna merah cerah dan keemasan. Mulyani mengakui dipilihnya baju adat itu karena ingin mencoba pakaian daerah yang beragam di Indonesia.

“Indonesia kan banyak sekali baju adat istiadat. Jadi di momen kali ini sesuai instruksi di pusat mengenakan pakaian adat. Apalagi koto gadang ini identik dengan warna merah sesuai kesukaan saya,” ucap Mulyani ditemui seusai upacara HUT ke-78 Kemerdekaan RI di Alun-alun Klaten.

Lebih lanjut, Mulyani menilai baju adat koto gadang berkesan mewah dengan warna merah bulan. Kedepannya, pada kesempatan lainnya dirinya akan mencoba pakaian adat dari sejumlah daerah di Indonesia.

Sementara itu, dalam amanatnya, estafet perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan dengan sambung menyambung tak kenal putus. Semangat perjuangan dan pengorbanan itu menjadi warisan luhur sejarah yang tak kenal padam di tengah hantaman perubahan zaman.

“Semangat inilah yang harus kita jaga dan warisi dari para pendiri bangsa dan pemimpin bangsa terdahulu. Sedangkan dengan visi mewujudkan Klaten yang maju, mandiri dan sejahtera. Selaras dengan cita-cita kemerdekaan para pahlawan, visi ini adalah harapan yang diwujudkan bersama,” ucap Mulyani.

Pada momentum HUT ke-78 Kemerdekaan RI itu, Mulyani dengan penuh kebanggaan menyampaikan berkat dukungan seluruh elemen masyarakat, Klaten meraih capaian yang membanggakan. Sejumlah penghargaan diperoleh Mulyani maupun Kota Bersinar secara berturut-turut dalam skala provinsi maupun nasional.

“Baru kemarin (14/8) saya selaku Bupati Klaten menerima penghargaan adhikarya pembangunan pertanian dari Menteri Pertanian RI di Istana Wakil Presiden RI. Penghargaan ini selain menjadi kado terindah bagi Klaten tentunya melengkapi prestasi yang telah diraih sebelumnya,” ucapnya.

Selain itu, Mulyani juga menerima satya lencana wira karya dari Presiden RI atas prestasi pembangunan kependudukan dan keluarga berencana. Kemudian meraih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksi RI selama lima kali berturut-turut. Termasuk Piala Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI.

Begitu juga prestasi program pengembangan pertanian padi varietas rojo lele srinar dan srinuk dari Kementerian Pertanian (Kementan). Kabupaten Layak Anak (KLA) peringkat Nindya dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI. Tentunya masih banyak lagi prestasi yang membanggakan Klaten.

“Selanjutnya komitmen dalam merespon harapan dan tuntutan masyarakat juga, saya jawab dan direalisasikan melalui pembangunan infrastruktur, fasilitas umum dan ruang terbuka publik. Seperti tempat ibadah, stadion, Alun-alun Klaten, Mall Pelayanan Publik dan Pasar Gedhe Klaten,” ucapnya.

Seluruh capaian itu, kian menyakinkan Mulyani bahwa sinergitas antar elemen masyarakat merupakan ujung tombak kebijakan pembangunan yang inklusif dan berpihak pada masyarakat. Meski begitu, Mulyani menyadari sebagai pemimpin tidak dapat bekerja asendiri melainkan harus ada dukungan dari semua pemangku kepentingan untuk mewujudkan kemajuan pembanguan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.(ren)

Editor : Damianus Bram
#HUT ke-78 Kemerdekaan RI #Baju Adat Koto Gadang #pemkab klaten #bupati klaten sri mulyani