RADARSOLO.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Grha Bung Karno (GBK), Rabu (27/3). Forum tersebut digelar dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2025-2045 dan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) 2025.
Forum tersebut dihadiri 400 undangan yang terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta masyarakat. Dalam forum tersebut disampaikan rancangan RKPD 2025 dan rancangan RPJPD 2025-2045 oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Klaten Jajang Prihono.
Kepala Badan Perencanaan Pengembangan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Klaten Pandu Wirabangsa mengatakan maksud diselenggarakan agenda tersebut untuk penajaman, penyelarasan dan penyepakatan arah kebijakan yang tertuang dalam rancangan RPJPD 2025-2045. Begitu juga prioritas pembangunan Kabupaten Klaten pada 2025.
“Musrenbang ini merupakan agenda rutin yang harus dilaksanakan secara tahapan. Sekaligus kami berharap melalui forum ini muncul penyempurnaan perencanaan yang telah disusun sejak medio 2023 hingga 2024,” jelas Pandu.
Lebih lanjut, Pandu mengungkapkan, forum tersebut mengambil tema “Mewujudkan Klaten yang Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan dalam Penyusunan Rancangan RPJPD Kabupaten Klaten 2025-2045 dan Peningkatan Kemandirian Daerah Didukung Penguatan Daya Saing Ekonomi Lokal dan Tata Kelola Pemerintah yang Baik Dalam Rancangan RKPD Kabupaten Klaten 2025”.
“Forum ini digelar dengan tujuan memperoleh masukan penyempurnaan rancangan RPJPD 2025-2045 dan RKPD 2025 dari pemangku kepentingan. Termasuk meningkatkan sinergitas, konsistensi, sinkronisasi perencanaan pembangunan daerah. Mampu mengakomodir kebutuhan masyarakat dan selaras dengan pembangunan pusat, provinsi dan daerah,” jelas Pandu.
Sementara itu, Bupati Klaten Sri Mulyani dalam sambutannya menyampaikan forum ini merupakan tahapan dalam proses perencanaan pembangunan yang harus dilaksanakan. Ada pun prioritas pembangunan 2025 yakni penguatan investasi dan daya saing potensi daerah, pengentasan kemiskinan dan perluasan kesempatan kerja.
“Untuk prioritas pembangunan 2025 lainnya yakni penguatan tata kelola pemerintahan yang baik profesional, jujur, bersih, transparan, bertanggungjawab dan anti korupsi. Begitu juga penguatan keunggulan dan daya saing bersumber daya manusia serta pemanfaatan infrastruktur yang berkualitas dan pelestarian lingkungan hidup,” jelas Mulyani.
Lebih lanjut, Mulyani berharap kepada pimpinna Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersama pihak terkait untuk berpikir terbuka. Termasuk memiliki visi ke depan, terintegratif dan inovatif serta mengintegrasikan pembangunan lintas sektor secara terukur, terarah, akuntabel. Mampu menjawab isu-isu strategis yang ada.
“Melalui musrenbang ini diharapkan terbentuk pula dalam pembangunan partisipatif masyarakat Klaten dalam setiap proses dan pelaksanaan pembangunan,” ujar Mulyani. (ren/nik)
Editor : Niko auglandy