RADARSOLO.COM-Bus pariwisata nomor polisi K 7831 OF terbakar di Jalan Solo-Jogja, Pakis, Desa Kepanjen, Kecamatan Delanggu, Klaten, tepatnya di depan SPBU Pakis, Minggu (22/12/2024) malam.
Tidak ada korban luka maupun jiwa. Api yang melalap bus di bahu jalan berhasil dikendalikan oleh Tim Damkar Klaten.
Selama proses pemadaman, polisi mengalihkan kendaraan dari arah Solo ke jalur lawan arah atau contraflow.
Kabid Damkar Satpol PP dan Damkar Klaten Sumino mengatakan, pihaknya menerima laporan bus pariwisata terbakar pada pukul 18.41.
"Setelah mendapatkan laporan, kami langsung menuju ke lokasi dengan jarak sekira 14 Km dari Pos Damkar Klaten. Sampai di lokasi pada Pukul 18.55 dan selesai pemadaman pada Pukul 20.10," jelasnya kepada radarsolo.com, Minggu (22/12/2024) malam.
Diungkapkan Sumino, bus yang terbakar adalah milik PO Lestari Jaya. Dikemudikan Fermansyah Puji Rahayu, 27, warga Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Saat terbakar, bus pariwisata membawa 34 penumpang dan dua kru bus.
Meski begitu, dipastikan tidak ada korban luka dan jiwa dalam kejadian tersebut. "Api diduga dari bagian mesin bus," jelasnya.
Ditambahkan Sumino, bus pariwisata melaju dari arah Solo menuju Tempel, Sleman.
Tapi baru melaju sekitar 100 meter dari traffic light Pakis, tiba-tiba radiator menyala api dan meluas ke bodi serta kabin bus.
Damkar Klaten mengerahkan dua unit armada. Proses pemadaman dibantu Redkar Klaten, TRC BPBD Klaten, PMI Klaten, Polsek Delanggu dan Satlantas Polres Klaten.
"Api berhasil kami kendalikan dalam waktu sekira satu jam. Untuk estimasi kerusakan akibat kebakaran pada bus itu sekira 75 persen," ujar Sumino.
Sementara itu, Fermansyah Puji Rahayu, sopir bus mengatakan, dirinya menyadari bahwa bus mengalami engine runaway (mesin diesel terus beroperasi meski sudah dimatikan).
Fermansyah segeru menepi. "Saya minta seluruh penumpang segera turun," terangnya.
Ditambahkannya, rombongan peserta wisata religi hendak pulang ke Yogya setelah melakukan ziarah di seputar Klaten-Solo. (ren/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono