Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Mahasiswa Asal Sleman Terpeleset dan Tersangkut di Tebing Lereng Merapi: Bertahan Semalaman Tanpa Bergerak, Bagaimana Kondisinya?

Angga Purenda • Rabu, 19 Februari 2025 | 02:44 WIB

 

Proses evakuasi korban yang terpeleset dan tersangkut di tebing lereng Merapi dengan cara ditandu, Selasa (18/2/2025).
Proses evakuasi korban yang terpeleset dan tersangkut di tebing lereng Merapi dengan cara ditandu, Selasa (18/2/2025).

RADARSOLO.COM - Seorang mahasiswa asal Sleman, DIY, Galih Gesang Sejati, 24, terpeleset dan tersangkut di tebing kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Resort Kemalang, Klaten. Bagaimana nasibnya?

Sempat semalaman tersangkut di tebing, korban akhirnya berhasil dievakuasi pada Selasa (18/2).

Berdasarkan informasi yang dihimpun radarsolo.com, pemuda asal Wedomartani, Ngemplak, Sleman itu naik sebuah bukit di sebelah barat area wisata Kalitalang, Balerante, Kemalang, Klaten pada Senin (17/2/2025).

Sebelum kejadian, korban mengendarai sepeda motor lalu berjalan kaki sekira pukul 16.00 WIB.

Dia naik bukit seorang diri dengan mengakses melalui Klangon, Cangkringan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Saat menyusuri perbukitan di lereng Gunung Merapi itu, kondisi tengah hujan deras.

Diduga mahasiswa itu terpeleset hingga akhirnya terjatuh.

Beruntungm korban tidak jatuh sampai dasar jurang.

Sebab, dia tersangkut pada lereng tebing, di bagian permukaan datar dan ditumbuhi semak belukar tanaman.

“Kemungkinan terpeleset lalu jatuh. Sampai pagi, baru diketahui oleh wisatawan Kalitalang yang melakukan tracking," ujar Komandan SARevakuasi Klaten Irwan Santoso, Selasa (18/2/2025).

Saat itu, korban berteriak minta tolong

"Korban teriak-teriak, lalu ada wisatawan yang mendengar. Kemudian melaporkan kepada kami,” imbuh Irwan.

Dikatakan dia, informasi yang diterima, korban terpeleset dan jatuh ke arah jurang saat Maghrib.

Korban berada di lereng tebing semalaman, dengan kondisi tidak bisa bergerak.

Sebab, saat terjatuh itu dia mengalami luka pada rahang, gigi depan patah, luka di kepala dan tangan. Termasuk luka pada punggung dan nyeri dada.

Proses Evakuasi

Usai mendapatkan laporan, tim gabungan melakukan proses evakuasi terhadap korban pada Selasa pagi sekira pukul 09.15.

Proses evakausi itu melibatkan SAR Klaten, SAR DIY, SAR Kaliurang, PMI Klaten, BPBD Klaten, Polri dan TNI dengan jumlah 40 personel.

“Ketinggian (tebing) sekitar 80 meter. Tapi posisi korban berada di tengah-tengah (ketinggian 30 meter dari dasar sungai). Tersangkut di semacam teras (datar), mau turun tidak bisa, naik juga tidak bisa karena kondisi korban yang cidera,” papar Irwan.

Dia menjelaskan, tim penyelamat berusaha menjangkau korban dengan menaiki tebing.

Korban berhasil diturunkan ke bawah dengan ditandu oleh para personel secara bergantian.

Usai dievakuasi, korban lalu dibawa ke Rumah Sakit Panti Nugroho, Sleman untuk menjalani perawatan secara intensif.

“Kami tidak naikkan ke atas (saat evakuasi) karena medannya justru lebih sulit, batuan labil dan pepohonnya sangat rapat. Jadi proses evakuasi harus membuat akses terlebih dahulu, kemudian instalansi, membuka jalan sehingga bisa diturunkan dengan menyusuri alur sungai. Kita tetap gunakan tali dengan sistem lowering,” ujar Irwan.

Sementara itu, Kapolsek Kemalang AKP Sarwoko membenarkan kejadian adanya seorang mahasiswa yang tersangkut di lereng tebing.

Korban diketahui oleh pengunjung wisatawan Kalitalang yang sudah melakukan tracking pada Selasa (18/2/2025) sekira pukul 07.00.

“Proses evakuasi selesai sekira pukul 13.00, dibawa ambulans ke rumah sakit,” ujar Sarwoko.

Sarwoko mengungkapkan, korban tidak sampai jatuh ke dasar jurang. Tetapi tersangkut di lereng tebing.

“Jalur ke lokasinya sulit dikarenakan bukan jalur tracking. Setelah dievakuasi, kita langsung koordinasi dengan keluarganya untuk di bawa ke rumah sakit,” ujar Sarwoko. (ren/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#sar klaten #tngm #evakuasi #tebing #merapi #mahasiswa #terpeleset #tersangkut