RADARSOLO.COM – Peluncuran Koperasi Desa (Kopdes) dan Koperasi Kelurahan (Kopkel) Merah Putih secara nasional oleh Presiden RI Prabowo Subianto yang dipusatkan di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Klaten dipastikan diundur Senin (21/7/2025) mendatang.
Sedianya, program Presiden Prabowo Subianto itu akan dilaksanakan pada Sabtu (19/7/2025) mendatang.
Hal itu terungkap dalam rapat persiapan yang digelar di Gudang Logistik Kopdes Merah Putih Bentangan, Wonosari, Minggu (13/7/2025).
Rapat itu langsung dipimpin oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan.
Turut hadir Menteri Koperasi Budi Arie dan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dan Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono.
Begitu juga Wakil Menteri Pertanian Sudaryono dan Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria.
Di samping itu dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dan Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto. Termasuk seluruh BUMN yang menjadi mitra dari Kopdes Merah Putih Bentangan.
”Kesepakatannya tanggal 19 Juli di hari Sabtu, tetapi saya mengusulkan kepada bapak presiden kemarin di Brazil. Jika beliau pulang tanggal 16 Juli atau 17 Juli, saya kira perlu istirahat jadi biar fresh dan segar,” ujar Zulkifli Hasan.
Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS di Rio de Janeiro, Brasil. Termasuk bertemu dengan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva di Brasilia.
Setelah dari Brasil, Prabowo mengunjungi Belgia dan Perancis, sebelum akhirnya kembali ke Indonesia.
Selain itu, mundurnya waktu peluncuran Kopdes Merah Putih itu mempertimbangkan berbagai hal lainnya. Salah satunya karena Senin (21/7/2025) merupakan hari kerja.
Sehingga tidak ada alasan lagi bagi peserta dari kabupaten maupun provinsi lainnya untuk absen mengikuti peluncuran Kopdes Merah Putih secara daring nantinya.
”Alhamdulillah beliau (Presiden Prabowo Subianto) setuju. Jadi acaranya di sini (Bentangan) tanggal 21 Juli pada hari kerja Pukul 10.00,” ujar Zulkifli.
Terkait pembentukan kelembagaan Kopdes dan Kopkel sudah ada sekira 81 ribu desa di Indonesia telah melaksanakan musyawarah desa khusus (musdesus). Sedangkan yang sudah berbadan hukum sudah terdapat 78 ribu Kopdes dan Kopkel Merah Putih.
”Insya Allah nanti akhir minggu ini sudah 80 ribu koperasi (sudah berbadan hukum). Maka itu sudah sangat siap untuk dilakukan launching. Saat ini sudah ada 103 mockup (koperasi Merah Putih yang menjadi percontohan). Insya Allah tanggal 21 Juli melakukan Kopdes dan Kopkel di sini (Bentangan),” ujar Zulkifli. (ren/adi)
Editor : Adi Pras