Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Tren Fashion Batik Sneakers: Anak Muda Banget

Damianus Bram • Minggu, 3 Juli 2022 | 21:00 WIB
TRENDY: Aksi catwalk para model dengan outfit batik pada Solo Fashion Week 2022 di Solo Paragon Lifestyle Mall, Jumat (1/7). (M. IHSAN/RADAR SOLO)
TRENDY: Aksi catwalk para model dengan outfit batik pada Solo Fashion Week 2022 di Solo Paragon Lifestyle Mall, Jumat (1/7). (M. IHSAN/RADAR SOLO)
RADARSOLO.ID - Jika ada yang menganggap baju batik hanya cocok dipakai di acara-acara tertentu, jawabnya salah besar! Karena di ajang Solo Fashion Week (SFW) 2022 di Solo Paragon Lifestyle Mall, batik dibawa naik kelas. Lebih stylish dan anak muda banget setelah dipadu pada dengan sepatu sneakers.

Masih ingat hajatan Java in Paris di Paris, Prancis, awal Juni lalu? Waktu itu, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka memamerkan berbagai produk industri kreatif milik usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Kota Bengawan ke mata dunia. Salah satunya fashion batik. Tercatat 50 koleksi batik besutan Batik Keris, dipamerkan di Kota Mode tersebut.

Kini, selang sebulan, puluhan koleksi batik tersebut kembali ke tanah air. Dipertontonkan di hadapan masyarakat Kota Solo. Tepatnya saat opening Solo Fashion Week (SFW) 2022 di Solo Paragon Lifestyle Mall, Jumat (1/7). Batik-batik bertema casual and smart ini, sangat cantik dan sexy setelah dikenakan oleh para model.

Selain warnanya yang cerah, desain batiknya pun sangat kekinian. Bahkan di beberapa model batik yang diperagakan, di-mix and match dengan sneakers putih. Plus celana jeans yang menjadi outfit favorit generasi milenial. Ditambahkan aksesoris topi bundar, untuk menambah kesan casual.

“Batik-batik ini adalah koleksi yang ditampilkan di Java in Paris. Kami ingin masyarakat Kota Solo juga ikut menikmati gelaran fashion show yang dibawakan di Paris,” kata salah seorang founder SFW Naomi Anik.

Ada beberapa pilihan warna cerah yang ditampilkan. Di antaranya biru dan warna-warna cerah. Nah, warna-warna ini cocok dipakai anak muda. Karena bakal terlihat segar dan ceria. Otomatis penampilan tetap young and fresh, meskipun outfit yang dipakai batik.

Selain itu, ada juga warna yang lebih kalem, di antaranya hitam dan coklat. Warna ini cocok buat kalian yang kurang nyaman dengan warna terang.

“Harapannya, industri fashion di Kota Solo semakin besar. Anak-anak muda ikut antusias. Karena selama ini mereka cenderung apatis terhadap industri fashion,” imbuh Anik.

Batik yang dipamerkan, ada juga yang menggunakan satu warna. Ini membuat motif batik terlihat makin keren, mewah, dan elegan. Terlebih dipadukan dengan outfit polos. Motif batiknya yang unik bakal lebih outstanding. Khususnya saat dikenakan model cowok. Terlihat lebih edgy dan macho.

“SFW ingin anak-anak muda di Solo tertarik dengan fashion show. Karena selama ini, mereka lebih senang menyaksikan di internet. Padahal mereka punya ruang untuk tampil di event ini. Terutama para desainer muda. Biar bisa terlibat di industri fashion di Solo,” tandasnya.

Sementara itu, SFW merupakan fashion event perdana di Kota Bengawan. Tidak hanya menampilkan batik, tapi juga outfit anak-anak muda, handycraft, dan sebagainya.

“SFW sudah terdaftar di Hak Kekayaan Intelektual (HaKI). Artinya, secara resmi di Indonesia hanya ada tiga event berlabel fashion week. Mulai dari Indonesia Fashion Week, Jakarta Fashion Week, dan Solo Fashion Week,” tuturnya. (aya/fer) Editor : Damianus Bram
#Solo Fashion Week #SFW 2022 #Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka #Java In Paris