Berdasarkan hasil otopsi, menyatakan jika Mustofa meninggal akibat serangan jantung.
"Jadi, kami dokter forensik menyimpulkan korban meninggal dunia karena serangan jantung," kata Anggota Forensik Polri dr Afriani Ika Kusumawati di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (5/5).
Afriani menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan diduga serangan jantung terjadi tidak lama setelah peristiwa penembakan terjadi. Kondisi Mustofa diperberat dengan adanya penyakit asma.
"Diperberat penyakit infeksi pada paru," jelasnya. (jpg/ria) Editor : Syahaamah Fikria