Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Viral Awan Berlubang di Jember Bikin Netizen Khawatir Jadi Pertanda Apa, BMKG Beri Penjelasan

Syahaamah Fikria • Rabu, 5 Juni 2024 | 23:33 WIB
Fenomena awan berlubang yang terlihat di langit Jember.
Fenomena awan berlubang yang terlihat di langit Jember.

RADARSOLO.COM - Pengguna media sosial (medsos) tengah dihebohkan dengan viral penampakan awan berlubang di Jember. Tak sedikit yang penasaran dengan fenomena alam tersebut, bahkan ada yang menghubungkan dengan tanda-tanda tertentu.

Dari foto yang beredar di medsos, tampak pemandangan langit yang cerah dengan gugusan awan putih.

Namun di tengah sekumpulan awan itu, tampak ada lubang besar yang menganga. Sehingga terlihat seperti awan yang berlubang.

"Fenomenan alam, pertanda apa?" tulis akun @ndorobei.official, yang memposting foto awan berlubang di Jember itu.

Alih-alih mendapat penjelasan ilmiah, postingan foto awan berlubang itu justru ditanggapi netizen dengan berbagai komentar bernada candaan.

Ada netizen yang bercanda dan mengaitkan fenomena awan berlubang itu dengan kemunculan alien hingga kapal flying dutchman dari kartun Spongebob Squarepants. Bahkan ada yang menyebut sebagai tendangan tapak kaki.

"Film kungfu hustle, tendangan tapak kaki," komen salah satu netizen.

Penjelasan BMKG

Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi memberi penjelasan mengenai fenomena awan berlubang di Jember yang jadi viral itu.

BMKG Banyuwangi menyebut, fenomena alam itu terjadi pada Selasa (4/6) pagi.

Forecaster BMKG Banyuwangi Pos Meteorologi Jember, Hukama Nur Akmal mengatakan, fenomena itu merupakan hal biasa, yang disebut awan cavum.

Biasa juga disebut awan celah melingkar, awan lubang jatuh, dan awan lubang-lubang.

"Bentuk seperti celah pada awan itu paling sering ditemukan di lapisan awan altocumulus, diikuti oleh cirrocumulus dan kemudian stratocumulus," terang Hukama.

Umumnya, lubang pada awan sangat tampak di lapisan altocumulus.

Atau awan menengah yang terbentuk saat pesawat terbang melalui lapisan awan kumuliform yang tipis dan memicu glasial.

"Glasial membuat partikel awan, dari tetesan air menjadi partikel es. Ini memunculkan penampakan seperti efek domino," ujar Hukama. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#viral #awan #BKMG #jember #fenomena alam