RADARSOLO.COM – Sutrisna (47), warga Klaten, menjadi salah satu pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dari PT Sritex. Meski berat, ia menyikapi peristiwa ini dengan cara yang mengharukan.
Sebagai kenang-kenangan, Sutrisna mengenakan seragam kerjanya yang telah dipenuhi tanda tangan dari rekan-rekan dan pimpinan di tempatnya bekerja.
"Seragam ini jadi kenang-kenangan. Banyak tanda tangan dari teman-teman dan pimpinan. Saya ingin mengingat momen-momen saat bekerja di sini," ujarnya kepada radarsolo.com, Kamis (28/2/2025).
Sutrisna baru menerima kabar mengenai PHK-nya sehari sebelumnya. Meskipun berat, ia tetap bersyukur pernah menjadi bagian dari PT Sritex, perusahaan yang telah membantunya mencari nafkah untuk keluarga.
"Banyak kenangan di sini. Terima kasih Sritex sudah memberi saya kesempatan bekerja, membiayai keluarga, dan menyekolahkan anak-anak," ungkapnya.
Kini, Sutrisna tengah berusaha mencari peluang kerja baru agar tetap bisa menghidupi keluarganya.
Ia berharap ada perusahaan lain yang membuka kesempatan bagi para pekerja terdampak PHK seperti dirinya.
PHK Massal Sritex, Tantangan Industri Tekstil Indonesia
PHK di PT Sritex ini menjadi salah satu dampak dari tantangan besar yang dihadapi industri tekstil di Indonesia.
Para pekerja berharap pemerintah serta pihak terkait dapat memberikan solusi terbaik bagi mereka yang terdampak.
Dengan situasi industri tekstil yang masih belum stabil, banyak pekerja yang kini harus berjuang kembali mencari pekerjaan demi keberlangsungan hidup mereka dan keluarga. (dam)
Editor : Damianus Bram