Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Jadi Pionir di Indonesia, BRI Berhasil Raih Sertifikasi Internasional ISO/IEC 25000

Tri wahyu Cahyono • Minggu, 12 April 2026 | 14:36 WIB

 

BRI kantongi sertifikasi ISO/IEC 25000. Sertifikasi bergengsi ini merupakan standar internasional yang menitikberatkan pada pengelolaan serta evaluasi kualitas perangkat lunak secara komprehensif. (DOK.BRI)BRI kantongi sertifikasi ISO/IEC 25000. Sertifikasi bergengsi ini merupakan standar internasional yang menitikberatkan pada pengelolaan serta evaluasi kualitas perangkat lunak secara komprehensif. (DOK.BRI)

RADARSOLO.COM-PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menorehkan pencapaian signifikan dalam memperkuat pilar transformasi digitalnya di kancah nasional.

BRI secara resmi mencatatkan diri sebagai bank pertama di Indonesia yang berhasil meraih sertifikasi ISO/IEC 25000.

Sertifikasi bergengsi ini merupakan standar internasional yang menitikberatkan pada pengelolaan serta evaluasi kualitas perangkat lunak secara komprehensif.

Implementasi Standar SQuaRE

ISO/IEC 25000 merupakan bagian dari kerangka kerja Software Quality Requirements and Evaluation (SQuaRE).

Baca Juga: Tak Perlu Antre, BRImo Hadirkan Fitur Pembayaran UTBK SNBT Cepat dan Aman

Standar ini dirancang untuk membantu organisasi dalam mendefinisikan, mengukur, dan mengevaluasi kualitas perangkat lunak secara sistematis dan terukur.

Dalam proses pencapaiannya, BRI melalui berbagai tahapan mulai dari analisis awal kondisi sistem hingga penyusunan kerangka kerja evaluasi dengan didampingi oleh Robere & Associates sebagai konsultan ahli.

Direktur Teknologi Informasi BRI Saladin Dharma Nugraha Effendi menegaskan, perolehan sertifikasi ini merupakan langkah strategis perseroan untuk memperkokoh fondasi teknologi informasi yang menjadi tulang punggung operasional perusahaan.

“Inii menunjukkan komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan digital bagi masyarakat. Sistem yang stabil, aman, dan andal tidak hanya mendukung operasional internal, tetapi juga memengaruhi pengalaman nasabah saat menggunakan layanan digital” ungkap Saladin.

Keandalan Aplikasi BRImo Jadi Fokus Utama

Baca Juga: Dukung Konsolidasi Danantara, BRI Resmi Lepas Saham BRI-MI dan PNM-IM Senilai Rp1,32 Triliun

Penerapan standar ini memungkinkan BRI untuk melakukan penilaian kualitas sistem digital secara lebih objektif.

Perseroan memastikan bahwa setiap aplikasi yang dikembangkan telah memenuhi berbagai parameter kualitas esensial, mulai dari keandalan sistem, efisiensi kinerja, keamanan informasi, hingga kemudahan pemeliharaan di masa depan.

Sertifikasi ini secara spesifik mencakup SQuaRE for the Provision of Planning and Management of BRImo Application, yang berfokus pada perencanaan dan pengelolaan kualitas untuk aplikasi unggulan BRImo.

Selain itu, keberhasilan ini juga telah memenuhi ketentuan ISO/IEC 25001:2014. Dengan adanya standarisasi yang diakui dunia ini, BRI berupaya menjaga kepercayaan nasabah yang kian bergantung pada layanan perbankan digital dalam aktivitas sehari-hari.

Baca Juga: BRI Tebar Dividen Rp52,1 Triliun dalam RUPST 2026, Dirut Hery Gunardi: Wujud Komitmen Return Optimal

Komitmen pada Inklusi Keuangan Digital

Saladin menambahkan bahwa penguatan kualitas perangkat lunak ini merupakan bagian dari misi besar BRI untuk menyediakan ekosistem digital yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Fondasi teknologi yang kuat diharapkan mampu mengimbangi kebutuhan nasabah yang terus berkembang secara dinamis.

“Kami berkomitmen untuk terus menyediakan layanan keuangan yang inklusif dan didukung ekosistem digital yang andal bagi semua lapisan masyarakat," ujar Saladin. 

"Kami akan terus memperkuat kualitas perangkat lunak agar aplikasi dapat berjalan stabil, aman, dan mampu mengikuti kebutuhan nasabah yang terus berkembang. Dengan fondasi teknologi yang kuat BRI berkomitmen untuk terus memberikan layanan yang lebih baik bagi seluruh nasabah,” pungkasnya. (*)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#iso/iec 25000 #BRI #BBRI