RADARSOLO.COM-SMKN 2 Solo kembali menggelar pertemuan dengan orang tua siswa yang memenuhi syarat (eligible) dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Jumat (7/2/2025).
Dalam pertemuan tersebut, sekolah memastikan bahwa bimbingan belajar (bimbel) persiapan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) akan dimulai pekan depan.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMKN 2 Solo Nurgiyanto menyampaikan, para orang tua siswa telah menerima kondisi yang terjadi dengan legawa.
"Orang tua sudah legawa dan pihak sekolah telah merencanakan pelaksanaan bimbingan belajar bagi anak-anak yang terdampak. Kami juga memohon maaf atas kegaduhan yang terjadi akibat permasalahan ini," ujarnya.
Nurgiyanto menambahkan, tim IT sekolah masih mengusahakan agar nilai siswa dari lima program keahlian yang belum terinput di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) dapat difinalisasi.
"Sementara ini, informasi dari tim IT menyebutkan bahwa lima program keahlian sudah lengkap, sedangkan yang lainnya masih dalam proses. Untuk lima program yang nilainya belum lengkap, kami berharap masih ada kebijakan dari pusat," beber Nurgiyanto.
Sebagai bentuk kompensasi bagi siswa eligible yang tidak bisa lanjut mendaftar SNBP, SMKN 2 Solo telah berkoordinasi dengan lembaga bimbel.
Program bimbingan ini akan dilaksanakan pada jam reguler pembelajaran di sekolah.
"Kami harapkan bimbingan belajar bisa dimulai minggu depan," tandasnya.
Berdasarkan laman resmi SNPMB, SMKN 2 Solo memiliki kuota 323 siswa eligible SNBP dari total 798 siswa kelas XII.
Berikut rincian jumlah siswa eligible per program keahlian:
- Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan – 28 siswa
- Teknik Konstruksi dan Perumahan – 15 siswa
- Teknik Pengelasan dan Fabrikasi Logam – 13 siswa
- Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi – 38 siswa
- Teknik Geospasial – 13 siswa
- Teknik Ketenagalistrikan – 29 siswa
- Teknik Mesin – 58 siswa
- Teknik Otomotif – 57 siswa
- Teknik Elektronika – 43 siswa
- Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG) – 29 siswa
Baca Juga: Honorer di Wonogiri yang Belum Masuk Database BKN Ketir-ketir meskipun Masih Gajian
Lima program keahlian yang belum terinput nilainya di PDSS adalah Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG), Teknik Ketenagalistrikan, Teknik Mesin, Teknik Otomotif, dan Teknik Elektronika. (zia/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono