RADARSOLO.COM - Satu lagi sosok yang berburu rekomendasi dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sebagai bakal calon walikota Solo.
Selasa (21/5/2024) siang, salah satu lawyer asal Solo, M. Taufiq mengembalikan formulir pendaftaran ke kantor operasional DPC PDIP Kota Solo.
Baca Juga: Pelajar Asal Kota Solo Meninggal saat Berkemah di Tawangmangu Karanganyar, Polisi Turun Tangan
Tidak hanya mendaftar sebagai bakal calon, disaat bersamaan Taufiq juga resmi membuat kartu tanda aggota (KTA) parpol berlambang banteng ini.
Taufiq datang bersama puluhan pendukungnya dan diterima Ketua Tim Penjaringan, Paulus Haryoto.
"Jadi saya hari ini tidak hanya mendaftar, namun juga bergabung menjadi anggota PDIP dengan resmi membuat KTA," tutur Taufiq.
Baca Juga: Air Terjun Pringgodani, Karanganyar Belum Banyak Diketahui Publik, Tapi Keindahan Alam Cukup Mumpuni
Taufiq menjelaskan, apabila rekomendasi jatuh kepadanya, beberapa program akan dia laksanakan. Salah satunya adalah meningkatkan pariwisata di Kota Bengawan.
Taufiq melihat meski event di Solo berjubel, namun tingkat kunjungan pariwisatanya masih kurang. Terutama wisatawan mancanegara.
"Salah satu imbasnya adalah status internasional di Bandara Adisumarmo dicabut. Tentu ini ada korelasinya," ujar Taufiq.
Saat ini event di Solo memang banyak, namun tingkat stay-nya masih sebentar. Paling lama dua hari.
Untuk itu, kalau Taufiq bisa menjabat, event akan diperbanyak, kemudian durasinya panjang. Sehingga wisatawan bisa berlama-lama di Kota Solo.
Baca Juga: Di Embun Lawu, Karanganyar Tidak Hanya Bisa Camping, Namun Juga Bisa Main di Wahana yang Bakal Memacu Adrenalin
Lebih lanjut, Taufiq juga akan merencanakan mengembalikan lagi fungsi objek wisata serta taman-taman kota yang selama ini terkesan kumuh.
Hal ini dilakukan agar ruang terbuka hijau untuk public space di Solo bertambah.
Taufiq juga melihat semakin hari, jalan-jalan di Kota Solo semakin padat. Untuk itu, dia berencana menambah fasilitas angkutan umum bagi masyarakat.
"Contohnya bus gratis untuk anak-anak. jadi nanti akan kita wajibkan bagi siswa yang masih dibawah 17 tahun, ketika berangkat sekolah wajib naik bus," ujarnya,
"Begitu pula dengan yang bekerja. Saya juga punya wacana menggalakkan gerakan naik kendaraan umum bagi masyarkat yang kerja di perkantoran. Sehingga tingkat kemacetan di Solo bisa kita tekan," sambung Taufiq.
Ditambahkan Taufiq, kemaceten di Solo juga terjadi karena masih kurangnya kantong parkir di Kota Solo, terutama dikawasan pertokoan.
Seberapa optimistis dia akan mendapat rekomendasi? Taufiq mengatakan semua keputusan ada di tangan parpol. Namun, bila nanti PDIP berencana menjadi oposisi, seharunya memilih calon yang kritis, terutama terhadap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah pusat yang tidak memihak kepada masyarakat.
Taufiq orang yang ke 19 yang ambil formulir di PDIP Solo. Dari 19 orang tersebut, 17 orang telah mengembalikan berkas formulir sehingga telah resmi sebagai pendaftar.
Dengan mengembalikan berkas, Taufiq tercatat sebagai pendaftar ketujuh untuk posisi bakal calon walikota dari PDIP. (atn/bun)
Editor : Kabun Triyatno