Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Chrystna Bhagascara Digeser Main di Posisi Baru, Ini Alasan Pelatih Persis Solo

Niko auglandy • Kamis, 3 November 2022 | 17:47 WIB
INGIN BANGKIT: Gelandang Persis Solo Chrystna Bhagascara, dalam duel melawan Persikabo 1973 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Minggu (7/8). (PERSIS SOLO OFFICIAL)
INGIN BANGKIT: Gelandang Persis Solo Chrystna Bhagascara, dalam duel melawan Persikabo 1973 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Minggu (7/8). (PERSIS SOLO OFFICIAL)
RADARSOLO.ID – Persis Solo tengah gencar membongkar-pasang posisi beberapa pemainnya. Ini dilakukan sejak tim dinahkodai Caretaker Rasiman. Paling gres, ditemukan posisi pas bagi Chrystna Bhagascara. Yakni sebagai second striker, setelah sebelumnya dia lebih banyak bermain di posisi gelandang bertahan.

Posisi ini dirasakan eks gelandang yang musim lalu dipinjamkan Persis dari Persekat Tegal tersebut saat beruji coba melawan klub Liga 3 Persiba Bantul di Stadion Sriwedari, beberapa waktu lalu.

Karteker Persis Solo Rasiman merasa keputusannya menggeser posisi Bhagascara cukup tepat. “Kami melihat Bhagascara ternyata bisa memberikan dinamika ketika bermain di belakang striker. Bhagascara juga telah menjalankan tugas tersebut dengan baik,” ungkap eks asisten pelatih Madura United tersebut.

Sejatinya, pergeseran Bhagascara sudah dilakukan beberapa kali. Hingga akhirnya, posisi paling klop bagi pemain kelahiran 1998 ini pada posisi yang sama dengan Ryo Matsumura, yakni second striker. Dia mampu bermain sesuai rencana yang dipasang Rasiman.

“Saya cukup happy melihat progress Bhagascara. Sebab, selama menangani tim, saya belum bisa menemukan tempat terbaik untuknya. Nah, ketika melawan Persiba kami bisa melihat hal itu (posisi yang pas),” beber Rasiman.

Memang sembari menunggu kelanjutan Liga 1, Rasiman ingin semua penggawanya menemukan posisi ternyaman. Tentunya ini akan berpengaruh pada rute permainan tim.

“Jadi saya berusaha membantu semua pemain untuk menemukan possible position yang comfortable. Sehingga kelebihannya bisa muncul. Dan kami tidak mengekspos kelemahannya,” jelasnya.

Ketika melawan Persiba Bantul, Bhagascara selaras dengan Taufik dan Kanu. Mereka bermain full dan tidak ada kendala. Meski, Taufik dan Kanu ada persoalan fisik.
Rasiman cukup lega dengan progres gelandangnya. Sebelumnya, Rasiman juga menemukan progress dalam diri Muhammad Shulthon Fajar. Dia sukses unjuk gigi ketika tanding uji coba. Sehingga Rasiman bisa dibilang melakukan keputusan yang cukup mengejutkan. Dengan menerjunkan Shulton sebagai starting eleven, ketika Persis menghadapi Bali United dan PSM Makassar di Stadion Manahan beberapa waktu lalu.

“Nanti semakin kesana, saya akan semakin pusing. Kaitannya dengan siapa pemain yang harus main. Karena gelandang saya tidak ada masalah,” ucap Rasiman.

Dengan kepercayaan tinggi, Rasiman yakin siapapun gelandang siap dipasang dalam lanjutan Liga 1. Mereka akan bisa melakoni strategi tim dan menangani segala hal di lapangan hijau. “Insya Allah mereka akan bisa. Dan ini bagus untuk kami,” jelas Rasiman.

Selanjutnya, Persis bakal melakukan uji coba pekan ini. Dipastikan, laga ini akan berlangsung di kandang Persis. Namun, siapa lawannya nanti masih belum diketahui. (nis/nik) Editor : Niko auglandy
#persis solo #Chrystna Bhagascara