Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

PSIS Semarang Angkat Tangan, Laga Melawan Persis Solo Ditolak Main Pada Beberapa Stadion Di Jateng, DIY, dan Jatim

Niko auglandy • Senin, 11 Maret 2024 | 21:57 WIB

Gelandang Persis Solo Moussa Sidibe bertanding melawan PSIS Semarang di Stadion Manahan (16/9).
Gelandang Persis Solo Moussa Sidibe bertanding melawan PSIS Semarang di Stadion Manahan (16/9).

RADARSOLO.COM - Laga Persis Solo melawan PSIS Semarang dalam laga lanjutan Liga 1 musim ini, ternyata masih mengambang. Harusnya laga bertajuk derby Jateng tersebut akan digelar 14 Maret 2024 mendatang.

Sayang hingga H-3, atau Senin, 11 Maret belum jadi di gelas sesuai jadwal atau tidak.
Kendala utamanya adalah panpel PSIS Semarang masih kesulitan mencari venue untuk laga syarat gengsi ini.

Stadion Jatidiri Tengah direnovasi, nahasnya beberapa venue yang sempat diajukan sebagai lokasi alternatif pemerintah setempat menolak menggelar laga Derby Jateng ini.

Baca Juga: Ini Lima Pemain Kunci PSIS Semarang Yang Wajib Diwaspadai Persis Solo di Derby Jateng, Nomor Lima Wajib Ditempel Ketat

Mulai dari Stadion Moch Soebroto Magelang, Stadion Sultan Agung Bantul, Stadion Manahan Solo, Stadion Brawijaya Kediri, hingga yang terakhir adalah Stadion Gelora Bangkalan Madura juga tak bisa memberikan izin untuk laga ini.

Ketua Panpel PSIS Semarang Agung Buwono mengatakan, bahwa Stadion Gelora Bangkalan belum bisa digunakan untuk pertandingan tersebut setelah adanya komunikasi dengan PJ Bupati Bangkalan pada Minggu (10/3) malam.

"Kami semalam (10/3) sudah menerima jawaban dari Bangkalan bahwa untuk pertandingan PSIS vs Persis belum bisa digelar di sana. Kami disarankan untuk mencari alternatif lain atau pun ditunda usai Ramadan apabila mau digelar di Bangkalan," beber Agung Buwono.

Baca Juga: Derby Jateng Liga 1 Memakan Korban Gojekan Malah Kebablasan

Menyikapi kenyataan tersebut, panpel PSIS Semarang juga sudah melaporkan hal ini ke PT Liga Indonesia Baru (PT. LIB) selaku operator liga. Panpel dan manajemen PSIS Semarang menyerahkan pagelaran pertandingan ke operator liga melalui surat resmi dengan nomor 065/PSIS-PANPEL/III/2024.

"Kami juga sudah mengirim surat ke PT. LIB untuk menyerahkan sepenuhnya penyelenggaraan pertandingan PSIS vs Persis ke operator kompetisi mau digelar dimana dan kapan," ucap Agung.

Seperti sebelumnya, sebelum mengajukan perizinan ke paemerintah Bangkalan Madura, manajemen PSIS Semarang memang sudah mencoba class untuk meminjam beberapa venue di Jawa Tengah, DIY, hingga Jatim namun cukup banyak yang menolak.

Baca Juga: Prediksi Derby Jateng! Eks Pelatih Persis dan PSIS: Waspadai Counter Attack Laskar Mahesa Jenar!

Sebelumnya beberapa laga kandang PSIS Semarang dipusatkan di Stadion Moch Subroto Magelang sayang khusus buat laga kontra Persis Solo ternyata perizinan tak semudah yang dibayangkan.

Di Magelang pihak keamanan tidak mengeluarkan rekomendasi karena dengan pertimbangan infrastruktur kurang memadai untuk laga bigmatch.

Kemudian di Stadion Sultan Agung Bantul, Pemkab Bantul tidak memberikan rekomendasi penggunaan stadion untuk laga de4by jateng ini. Usut punya usut ternyata Pemkab Bantul masih trauma terhadap laga big match saat Persija Jakarta menghadapi Persebaya -surabaya beberapa tahun silam di lokasi ini.

Kalau penolakan di Stadion Manahan Solo sedikit berbeda. Pada tanggal 14 Maret, stadion Manahan ternyata sudah di-booking PSS Sleman lebih dulu.
Stadion Maguwoharjo juga tengah direnovasi, ini membuat PSS Sleman memutuskan laga kontra Borneo FC (14/3) akan meminjam Stadion Manahan sebagai lokasi pertandingan kandangnya.

Baca Juga: Jelang Laga Derby Jateng Persis Solo Vs PSIS Semarang, Saatnya Redam Amarah Suporter

“Kami juga sudah mencoba untuk mengajukan perubahan jadwal menjadi tanggal 17 pihak pengelola (Stadion Manahan) menyetujui, namun pihak keamanan tidak merekomendasikan karena faktor keamanan.  Kami akhirnya direkomendasikan untuk mencari alternatif tempat lain," ujar Agung Buwono.

Saat pengajuan di Stadion Brawijaya Kediri, pihak keamanan setempat merekomendasikan laga digelar tanpa penonton.

Baca Juga: Ramadhan Sananta Masuk Skuad Asian Games, Masih Bisa Main di Derby Jateng dengan Persis Solo

“Ini justru akan menyulitkan pertandingan di sana, dengan menimbang beberapa macam risiko. Seperti masih dekatnya jarak Kediri ke Semarang dan Solo," lanjut Agung.

Melihat situasi dan kendala yang mereka rasakan manajemen PSIS Semarang akhirnya memutuskan untuk memberikan keputusan sepenuhnya kepada PT LIB untuk menentukan langkah ke depan seperti apa baiknya. (nik)

Editor : Niko auglandy
#persis solo #stadion moch soebroto #liga 1 #stadion manahan #pss sleman #psis semarang #stadion brawijaya #stadion sultan agung #stadion gelora bangkalan