RADARSOLO.COM – Duka mendalam menyelimuti sepak bola Indonesia. Legenda Persebaya Surabaya dan mantan pemain Timnas Indonesia, Bejo Sugiantoro, meninggal dunia pada Selasa (25/2/2025).
Kabar ini membawa duka bagi sang putra, Rachmat Irianto, yang kini membela Persib Bandung.
Dalam unggahan Instagram pribadinya, Rian —sapaan akrabnya— menyampaikan kabar duka tersebut.
"Innalillahi wainnailaihi rojiun. Telah berpulang ke Rahmatullah, suami/ayahanda kami Bejo Sugiantoro. Mohon maaf apabila suami/ayahanda ada salah kata dan perbuatan," tulis Rachmat Irianto di Instagram Story.
Jenazah Bejo Sugiantoro disalatkan pagi ini pukul 08.30 WIB di Masjid Nurul Jannah Taman Pondok Jati, Sidoarjo, sebelum dimakamkan di TPU Geluran, Sidoarjo, pukul 09.00 WIB.
Bejo Sugiantoro Meninggal Dunia Saat Bermain Sepak Bola
Bejo kolaps saat bermain sepak bola dalam agenda rutin di Lapangan SIER, Surabaya. Sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat, namun nyawanya tak tertolong akibat serangan jantung.
Kepergian Bejo meninggalkan duka mendalam bagi para suporter Persebaya, Bonek, serta insan sepak bola Indonesia.
Sebagai bek tangguh Persebaya, Bejo berperan besar dalam membawa Green Force menjuarai Liga Indonesia 1996/97 dan 2004.
"Selamat jalan Coach Bejo. Tak ada kata yang bisa mewakili rasa terima kasih Persebaya untuk jasa-jasa Coach Bejo. Namamu akan abadi dalam setiap perjalanan Persebaya," tulis akun Instagram @officialpersebaya.
Rachmat Irianto, Ikuti Jejak Sang Ayah di Dunia Sepak Bola
Sebagai putra Bejo, Rachmat Irianto tumbuh dengan inspirasi besar dari sang ayah.
Ia mengikuti jejak Bejo menjadi pesepak bola profesional, hingga kini menjadi pilar utama Persib Bandung dan Timnas Indonesia.
Namun, duka mendalam ini datang di saat Rachmat Irianto sedang mengalami cedera ACL, yang membuatnya harus absen dalam beberapa bulan ke depan.
Meski begitu, dukungan terus mengalir dari berbagai pihak untuk menguatkan Rian di tengah kehilangan besarnya. (dam)
Editor : Damianus Bram