Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Statistik Hingga Pekan ke-12: Dalberto Tertajam, Messidoro Rajai Akurasi Umpan

Mannisa Elfira • Rabu, 12 November 2025 | 01:14 WIB
bomber Arema FC Dalberto saat melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC di Liga 1.
bomber Arema FC Dalberto saat melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC di Liga 1.

RADARSOLO.COM — Kompetisi Super League 2025/2026 telah memasuki pekan ke-12. Seiring berjalannya musim, pemain asing masih mendominasi catatan individu terbaik—mulai dari urusan menjebol gawang, merancang peluang, hingga mendistribusikan bola.

Di daftar top skor sementara, penyerang Arema FC, Dalberto Luan Belo, tampil paling tajam. Striker asal Brasil itu menjelma jadi mimpi buruk bagi para bek lawan. Dari 10 pertandingan, ia sudah mencetak 10 gol untuk Singo Edan.

Namun, persaingan di papan atas pencetak gol sangat ketat. Mario Peralta (Borneo FC) membayangi dengan 9 gol, disusul Emaxwell Souza (Persija Jakarta) yang mengoleksi 8 gol. Lalu Ulliam Barros (Persib Bandung) dengan 6 gol, serta Franca (Persijap Jepara) dengan 5 gol.

Sementara itu, di sektor tengah, Alexis Messidoro kembali unjuk kualitas. Mantan gelandang Persis Solo yang kini memperkuat Dewa United itu memimpin statistik distribusi bola dengan 663 umpan sukses, menjadikannya pengatur serangan paling dominan di Super League musim ini.

Tepat di bawahnya, rekan setim Hugo Gomes menorehkan 640 umpan, disusul Ze Valente (PSIM Jogja) dengan 594 umpan, Nick Kuipers (Dewa United) dengan 562, dan Rizky Ridho (Persija Jakarta) dengan 560 umpan.

Untuk kategori pemberi assist, Juan Felipe Villa (Borneo FC) masih menjadi raja dengan 6 assist hingga pekan ke-12. Di bawahnya, Ezra Walian (Persik Kediri), Paulinho (Arema FC), Mario Peralta (Borneo FC), dan Pulga Vidal (PSIM Yogyakarta) sama-sama mengoleksi 4 assist.

Di bawah mistar, Mike Hauptmeijer menjadi kiper tersibuk sekaligus paling banyak melakukan penyelamatan. Penjaga gawang Bali United asal Belanda itu mencatat 46 saves, terbanyak sejauh ini. Ironisnya, meski tampil gemilang, Bali United justru masuk dalam daftar tim dengan kebobolan terbanyak, berada di posisi keempat di bawah Persis Solo (22 gol), Dewa United (21 gol), dan PSBS Biak (20 gol).

Selanjutnya, Miswar Saputra (Madura United) membuntuti dengan 43 penyelamatan, disusul Ernando Ari (Persebaya Surabaya) dengan 42 saves, Kadu (PSBS Biak) dengan 38, dan Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta) dengan 35.

Dari sisi klasemen, Borneo FC semakin kokoh di puncak. Anak asuh Fabio Lefundes mencatat rekor sempurna: 10 laga, 10 kemenangan beruntun, dan mengoleksi 30 poin penuh—membuktikan dominasi Pesut Etam di awal musim.

Di bawahnya, Persija Jakarta berada di posisi kedua dengan 23 poin, diikuti Malut United (20 poin), Persib Bandung dan PSIM Jogja yang sama-sama mengantongi 19 poin. Bhayangkara Presisi Lampung FC serta Persita Tangerang menempel dengan 18 poin.

Sementara itu, Persebaya Surabaya dan Arema FC sama-sama mengoleksi 15 poin. Bali United serta Madura United memiliki 13 poin, disusul PSM Makassar dan Persik Kediri dengan 12 poin.

Di papan bawah, Dewa United menempati posisi ke-14 dengan 10 poin, PSBS Biak membuntuti (9 poin), lalu Persijap Jepara (8 poin), Persis Solo (6 poin), dan Semen Padang masih terbenam di dasar klasemen dengan 4 poin. (nik)

Editor : Niko auglandy
#arema fc