Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Kena Comeback Menyakitkan dari Persipur Purwodadi, Persebi Meminta Maaf ke Masyarakat Boyolali

Abdul Khofid Firmanda Putra • Jumat, 16 Januari 2026 | 13:15 WIB
Pertandingan Persebi Boyolali melawan Persipur Purwodadi di Stadion Kebogiro, Boyolali, Selasa (13/1/2026).
Pertandingan Persebi Boyolali melawan Persipur Purwodadi di Stadion Kebogiro, Boyolali, Selasa (13/1/2026).

RADARSOLO.COM - Alih-alih membalas kekalahan, Persebi Boyolali justru kembali tumbang dari Persipur Purwodadi pada laga lanjutan babak penyisihan Grup C Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026. Bertanding di Stadion Kebogiro, Boyolali, Selasa (13/1/2026), Persebi harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor telak 2-5.

Kekalahan ini sekaligus memperpanjang dominasi Persipur atas Persebi. Pada pertemuan pertama yang digelar di Stadion Krida Bakti, Purwodadi, 7 Januari 2026 lalu, Laskar Pandan Arang juga takluk tipis dengan skor 2-3.

Padahal, Persebi tampil cukup percaya diri di awal pertandingan. Di babak pertama, tim tuan rumah bahkan mampu unggul dua gol lebih dulu.

Gol pembuka dicetak Ronan pada menit ke-26, disusul gol Dwi Iksanto tepat menjelang turun minum pada menit ke-45.

Keunggulan 2-0 tersebut membuat publik Kebogiro berharap Persebi mampu mengamankan poin penuh.

Namun, situasi berubah drastis selepas jeda. Persipur tampil jauh lebih agresif di babak kedua dan langsung menekan lini pertahanan Persebi.

Petaka bagi tuan rumah dimulai dari gol cepat mantan striker Persebi musim lalu, Noka Bhirawa Putra, yang memperkecil ketertinggalan pada menit ke-47.

Noka kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-56 untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Dua gol tersebut menjadi titik balik pertandingan. Hanya berselang dua menit, tepatnya pada menit ke-58, Wijiatmoko membawa Persipur berbalik unggul 3-2.

Pertahanan Persebi yang sempat tampil solid di babak pertama mendadak rapuh dan mudah ditembus.

Pesta gol Persipur berlanjut melalui aksi Shofa yang tampil sebagai bintang lapangan. Ia mencetak dua gol tambahan pada menit ke-70 dan 77.

Brace Shofa memastikan kemenangan telak 5-2 bagi Persipur Purwodadi. Skor tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Persebi Boyolali yang gagal mempertahankan keunggulan dua gol dan justru kolaps di babak kedua.

Usai pertandingan, pelatih Persebi Boyolali Sri Widadi tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia menilai anak asuhnya kehilangan fokus setelah kebobolan di awal babak kedua.

“Saya sudah mengingatkan sejak awal. Tapi di 10 menit awal babak kedua kami kecolongan, pemain malah down. Inilah sepak bola, inilah kendala tim dengan pemain-pemain muda,” ujar Sri Widadi dalam jumpa pers usai laga.

Meski kecewa, Sri Widadi menegaskan peluang Persebi untuk lolos masih terbuka. Ia meminta timnya segera berbenah dan bangkit di laga-laga berikutnya.

“Kami mohon maaf sore ini gagal meraih poin. Jelas kami kecewa karena seharusnya bisa ambil poin. Tapi kans masih terbuka. Kami harus berbenah, bangkit, dan tidak boleh lengah lagi. Laga tandang ke depan harus bisa dimaksimalkan,” tegasnya.

Dia juga mengakui mayoritas skuad Persebi diisi pemain muda yang masih minim pengalaman dan jam terbang, namun tetap optimistis timnya mampu bersaing hingga akhir fase grup. (fid/nik) 

Editor : Niko auglandy
#liga 4 #Stadion Kebogiro #Persebi Boyolali #jateng #Persipur