Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Klub Milik Prabowo Selangkah Lagi Cetak Sejarah! Garudayaksa Pede Tantang PSS Sleman

Niko auglandy • Senin, 4 Mei 2026 | 07:16 WIB
Pemain Garudayaksa merayakan kemenangannya di Pegadaian Championship 2025/2026. (INSTAGRAM GARUDAYAKSA FC)
Pemain Garudayaksa merayakan kemenangannya di Pegadaian Championship 2025/2026. (INSTAGRAM GARUDAYAKSA FC)

RADARSOLO.COM - Garudayaksa FC memastikan diri promosi ke Super League 2026/2027 setelah tampil konsisten sepanjang Pegadaian Championship 2025/2026.

Namun bagi bek andalan mereka, Komang Tri Arta Wiguna, pencapaian itu belum cukup.

Masih ada satu target besar yang ingin diwujudkan: gelar juara Championship.
Palang pintu Garudayaksa itu menegaskan bahwa laga final melawan juara Grup Timur akan menjadi momen penting dalam kariernya.

“Walaupun target manajemen untuk lolos ke Super League sudah tercapai, tapi masih ada satu pertandingan yang sangat berarti di karier saya,” ujar Komang.

Baca Juga: Garudayaksa FC Pastikan Diri Promosi ke Liga 1, Resmikan Gantikan Posisi Wakil Papua

Dia pun bertekad menutup musim dengan hasil terbaik.

“Saya sudah memulai dengan baik dan ingin menyelesaikannya dengan baik juga. Semoga Tuhan bersama kami dan tim bisa juara musim ini,” lanjutnya.

Jika berhasil menjadi juara, Komang akan mencatatkan prestasi spesial: mengawinkan gelar kasta kedua dan kasta tertinggi sepak bola Indonesia, setelah sebelumnya menjadi bagian dari skuad Bali United yang menjuarai Liga 1 2021/2022.

Tutup Fase Grup dengan Kemenangan Meyakinkan

Sementara itu, Garudayaksa FC menutup fase Grup Barat dengan kemenangan 3-1 atas Persikad Demak di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Sabtu (2/5/2026).

Laga berjalan cepat sejak awal. Baru menit ke-4, Dheco Hari Zacky langsung membawa Garudayaksa unggul 1-0. Persikad sempat menyamakan kedudukan lewat Rosalvo Candido Rosa Junior di menit ke-19.

Namun Garudayaksa kembali menunjukkan kualitasnya. Christian Frydek mencetak gol kedua pada menit ke-30 sebelum Everton Nascimento memastikan kemenangan lewat gol di menit ke-58. 

Baca Juga: Persis Solo Dihantam Bola Mati, Jurang Degradasi Kian Menganga: Ini Komentar Milomir Seslija dan Pelatih Malut United

Skor 3-1 bertahan hingga laga usai.
Pertandingan juga diwarnai sejumlah kartu kuning dari kedua tim. Meski hanya disaksikan 1.758 penonton, tensi laga tetap berlangsung panas hingga akhir.

Konsistensi Jadi Kunci

Kemenangan ini memastikan Garudayaksa FC finis sebagai juara Grup Barat. Dari 27 pertandingan, mereka mengoleksi 52 poin hasil dari 14 kemenangan, 10 imbang, dan hanya 3 kekalahan.

Persaingan ketat datang dari Adhyaksa FC Banten yang menguntit di posisi kedua dengan 51 poin—hanya terpaut satu angka.

Selisih tipis tersebut menunjukkan sengitnya persaingan sepanjang musim. Namun Garudayaksa mampu tampil lebih stabil, terutama di laga-laga krusial.

Final Menanti, Ambisi Belum Selesai

Dengan status juara grup, Garudayaksa FC tak hanya mengamankan tiket promosi ke Super League musim depan, tetapi juga melaju ke partai final Championship 2025/2026.

Kini, Garudayaksa FC akan menantang pemuncak klasemen akhir dari Grup Timur yang juga telah memastikan diri promosi ke Super League, yakni PSS Sleman. 

Laga partai puncak ini akan menentukan siapa yang terbaik di kasta kedua musim ini.

Kepercayaan diri tinggi pun tengah menyelimuti tim. Komang Tri dan rekan-rekannya, termasuk Andik Vermansyah, optimistis bisa menyempurnakan musim dengan trofi juara. (nik

Editor : Niko auglandy
#Super League #garudayaksa fc #championship #pss sleman