Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Belum Pernah Menang dari Dewa United di Liga 1, Persis Solo Hadapi Misi yang Nyaris Mustahil

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Kamis, 14 Mei 2026 | 18:07 WIB
Laga Dewa United melawan Persis Solo di Banten International Stadium (20/12/2025).
Laga Dewa United melawan Persis Solo di Banten International Stadium (20/12/2025).

RADARSOLO.COM - Perjuangan Persis Solo untuk bertahan di Super League tampaknya akan berlanjut hingga laga terakhir musim 2025/2026. Hal ini terjadi lantaran Laskar Sambernyawa terselamatkan dengan hasil laga antara Madura United vs Bhayangkara FC. 

Bak diberi ekstra nyawa, namun tantangan berat Persis Solo sudah ada di depan mata yakni menghadapi Dewa United di laga kandang akhir pekan ini, Sabtu (16/5/2026). 

Setelah itu harus menjalani laga tandang menghadapi Persita Tangerang. Rekor pertemuan Persis Solo dengan kedua klub tersebut bisa dibilang kurang apik. 

Baca Juga: Menengok Peta Kekuatan Grup B Liga 4 Nasional: Persemar Martapura, Paya Baxung United, Makassar City FC, dan Persebi Bima datang dengan Teror Hebat untuk Kompetitor

Menghadapi Dewa United dalam 10 pertemuan terakhir, Persis Solo belum pernah sekali pun merasakan kemenangan. Hasil terbaik yang bisa ditorehkan tim kebanggan kota Bengawan tersebut cuma lima hasil imbang. 

Sementara melawan Persita Tangerang, Persis Solo tercatat cuma pernah merasakan satu kemenangan dan tujuh kali kekalahan. Melihat rekor tersebut jelas seperti misi yang mustahil dilakukan Persis Solo untuk sapu bersih kemenangan di dua laga terakhir. 

Baca Juga: 64 Klub dari Seluruh Indonesia Bersaing di Liga 4 Nasional, Beberapa Klub Siap Serbu Solo Raya 

Terlebih Laskar Sambernyawa juga perlu berharap dengan Madura United gagal mendapatkan hasil kemenangan di dua laga tersisa untuk bisa bertahan di Super League. 

Di balik besarnya tekanan tersebut, bek senior Persis Solo Eky Taufik memastikan seluruh anggota tim memahami betapa krusialnya posisi Laskar Sambernyawa saat ini. 

Menurut Eky, intensitas latihan dalam beberapa hari terakhir meningkat drastis. Tim pelatih memberikan porsi latihan lebih berat guna mempersiapkan pemain menghadapi dua laga hidup-mati tersebut.

"Untuk kesiapan teman-teman tentunya persiapannya jauh lebih berat dibandingkan pertandingan-pertandingan sebelumnya," ujar Eky kepada Jawa Pos Radar Solo, Rabu (13/5/2026). 

Dia mengungkapkan bahwa dua hingga tiga sesi latihan terakhir berlangsung dengan intensitas sangat tinggi. Hal itu dilakukan karena seluruh pemain menyadari bahwa masa depan Persis Solo akan ditentukan dalam dua pertandingan tersebut.

“Dalam dua hingga tiga hari terakhir, intensitas latihan kami meningkat sangat tinggi. Seluruh pemain menjalani persiapan dengan lebih serius karena kami menyadari bahwa dua pertandingan tersisa ini akan sangat menentukan nasib Persis Solo ke depan," imbuhnya. 

Baca Juga: Menengok Kekuatan Grup A Liga 4 Nasional: Villa 2000 B, PS Badung Bali, Persiwahan Mempawah, dan Persik Kuningan Siap Saling Sikut

Meski tekanan begitu besar, para pemain memilih untuk tetap fokus pada hal yang bisa mereka kendalikan, yakni memenangkan pertandingan.

Eky menegaskan, apa pun hasil akhir nanti, seluruh pemain akan berjuang habis-habisan demi membuka peluang Persis Solo bertahan di kasta tertinggi sepak bola nasional.

“Bagaimanapun situasinya, kami harus tetap berjuang hingga akhir. Apa pun hasil yang akan kami dapatkan nanti, fokus utama kami adalah menyapu bersih dua pertandingan tersisa. Kami ingin memberikan harapan bagi Persis Solo agar tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan,” pungkas Eky Taufik. (hj/nik)

Editor : Niko auglandy
#Dewa United #Super League #persis solo #liga 1