Ratusan penari ini mengiringi Menparekraf, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, Wakil Wali Kota SurakartaTeguh Prakoso, dan KGPAA Mangkunegara X memasuki area Koridor Ngarsopuro menuju panggung pembukaan event.
"Kami mengucapkan selamat, Solo Menari 2023 ini telah terpilih menjadi Kharisma Event Nusantara. Setelah melalui proses kurasi, akhirnya karya-karya maestro tari internasional dari Kota Solo menjadi destinasi seni pertunjukan yang baik," ungkap Sandiaga dalam sambutannya.
Solo Menari 2023 disebut Menparekraf menjadi momentum yang tepat untuk pelaku pariwisata dan seni pertunjukan di Kota Bengawan dapat go international. Menparekraf berharap dancing the public space ini akan menjadi event dunia yang dikunjungi seluruh pelaku ekonomi kreatif, khususnya seni pertunjukan tari. "Mereka akan dengan bangga mengunjungi Kota Solo," sambungnya.
Menparekraf memasang target dengan mengurasi Solo Menari agar dapat menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja. Kurasi ini diklaim Sandiaga baru kali pertama selama tiga tahun Kemenparekraf ditugaskan Presiden Joko Widodo untuk mengurasi event-event di tanah air.
"Tapi ini event yang betul-betul menyentuh ke kehidupan keseharian masyarakat banyak. Jadi back drop-nya tidak pernah terpikir sebelumnya. Biasanya selalu yang mainstream itu di gedung pertunjukan. Tapi ini di pasar, pertunjukan tari langsung bisa ditunjukkan di depan masyarakat yang sedang berkegiatan," ujarnya.
Sementara itu, disinggung soal kontestasi calon wakil presiden (cawapres) dimana Sandiaga digadang-gadang dipasangkan dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang telah lebih dulu menjadi calon presiden (capres) dari PDI-P, Sandiaga menjawab diplomatis.
"Ya sekarang ini kita ada di kawasannya pak gubernur, Pak Ganjar. Melihat langsung ekonomi masyarakat mulai bergerak. Jangan sampai perhelatan politik kontestasi demokrasi ini melupakan masyarakat. Kita harus ada di tengah-tengah masyarakat dan memberikan solusi. Salah satunya event Solo Menari ini," pungkasnya.
Sementara itu, usai membuka event Solo Menari di Koridor Ngarsopuro dan menari bersama ratusan penari, Menparekraf bersama Wali Kota Surakarta, Wakil Wali Kota Surakarta, dan KGPAA Mangkunegara X mengikuti kirab melewati sepanjang Jalan Slamet Riyadi menuju Pasar Gede. Pertunjukan tari dilanjutkan di pelataran sampai di dalam area pasar setempat. (aya/wa) Editor : Tri Wahyu Cahyono