RADARSOLO.COM – Pasca diresmikan Presiden Joko Widodo akhir pekan lalu, Pasar Jongke Solo makin ramai dikunjungi masyarakat. Dinas perdagangan terus menerima berbagai masukan, termasuk usulan pasar 24 jam yang disampaikan pedagang belum lama ini.
Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Jongke Lasbianto mengungkapkan, bangunan pasar baru memberikan harapan besar bagi seribuan pedagang di pasar tersebut.
Baik mereka yang merupakan pedagang asli Pasar Jongke maupun pedagang eks Pasar Kabangan yang saat ini berdagang dalam satu bangunan pasar yang sama.
Melihat potensi pasar yang besar, pedagang ingin Pasar Jongke bisa operasional 24 jam untuk meningkatkan pendapatan pedagang.
“Setahun berada di pasar darurat kemarin pendapatan pedagang turun. Karena ini sudah dipasar baru harapannya bisa dimaksimalkan. Pedagang mengusulkan agar pasar ini bisa 24 jam. Jadi harus besar dengan pasar yang lain karena banguanannya juga sudah paling mewah,” terang dia, Selasa (30/7/2024).
Merespons hal tersebut, Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta Agus Santoso menegaskan akan menimbang berbagai usulan pedagang, termasuk keinginan beroperasi 24 jam.
Secara pribadi, pihaknya melihat adanya kemungkinan itu diterapkan. Sebab, itu akan memberikan pemasukan bagi pemkot.
“Kalau 24 jam tentu PAD-nya kan pasti akan bertambah, bisa saja. Tapi yang perlu ditimbang juga adalah kesiapan pengelolanya. Ini harus kita rumuskan dulu terkait mekanisme dan lainnya,” papar kadisdag.
Terpisah, Wali Kota Solo Teguh Prakosa melihat Pasar Jongke saat ini merupakan pasar paling mewah yang pernah direvitalisasi di Kota Bengawan.
Harapannya bisa meningkatkan kesejahteraan pedagang dan perekonomian masyarakat.
“Apa saja yang bertujuan untuk meningkatkan potensi meramaikan pasar bisa disampaikan. Saya rasa tiga pekan ke depan pasar ini akan ramai pengunjung, baru setelah itu giat jual belinya akan mulai memasuki fase normal,” ujar Teguh. (ves/bun)
Editor : Kabun Triyatno