Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Tujuh Posisi Kepala Dinas Kosong, Wali Kota Solo Cari Yang Berani dan Punya Nyali

Silvester Kurniawan • Senin, 18 Agustus 2025 | 01:48 WIB
ASN Pemkot Solo ikuti upacara HUT Ke-80 RI di balai kota, Minggu (17/8)
ASN Pemkot Solo ikuti upacara HUT Ke-80 RI di balai kota, Minggu (17/8)

RADARSOLO.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo berencana menggelar lelang terbuka untuk mengisi tujuh posisi jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) atau setingkat kepala dinas yang saat ini masih kosong.

Sebelum memulai proses lelang, Pemkot akan lebih dulu berkonsultasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memastikan syarat dan ketentuan yang diperlukan.

Wali Kota Solo Respati Ardi membenarkan bahwa konsultasi dengan BKN penting untuk memahami syarat promosi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Kami belum tahu (berapa yang mendaftar). Mungkin paling banyak promosi. Kami konsultasikan dengan BKN dulu soal bagaimana syaratnya," ujar Respati.

Tujuh posisi kepala dinas yang kosong tersebut merupakan dampak dari pelantikan 14 pejabat eselon II yang menempati posisi baru pada Rabu (13/8) lalu.

Posisi tersebut meliputi Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kepala Dinas Komunikasi Informantika dan Statistik, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Sosial, serta Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan.

Respati Ardi menegaskan bahwa pihaknya berupaya menyelesaikan kekosongan jabatan ini dalam tahun ini juga. Ia mencari sosok yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki mental kepemimpinan kuat.

"Nanti kami cari yang berani dan bernyali. Nanti pasti ada promosi, jadi yang kosong-kosong itu kita promosikan nanti," papar Respati.

Untuk sementara, posisi kepala dinas yang kosong akan diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt). Pemkot berupaya mempercepat proses ini agar kinerja birokrasi tidak terganggu.

"Ini harus cepat, karena saat ini masih banyak yang Plt. Kalau dobel pekerjaan nanti tidak fokus," pungkas Respati, menekankan pentingnya efektivitas kerja. (ves/bun)

Editor : Kabun Triyatno
#kepala dinas #mutasi #pejabat #lelang terbuka #pemkot solo