Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Bengkel dan Toko Spare Part di Gilingan, Kota Solo Terbakar: "Suara Ledakannya seperti Tabung Kecil Meletus"

Antonius Christian • Kamis, 11 Desember 2025 | 00:15 WIB

 

BUAT GEGER: Situasi terbakarnya ruko bengkel dan toko spare di Jalan Ahmad Yani No. 176, Gilingan, Banjarsari, Kota Solo, Rabu (10/12) siang. 
BUAT GEGER: Situasi terbakarnya ruko bengkel dan toko spare di Jalan Ahmad Yani No. 176, Gilingan, Banjarsari, Kota Solo, Rabu (10/12) siang. 

RADARSOLO.COM – Kebakaran hebat terjadi di ruko bengkel dan toko spare part Tirtonadi Motor yang beralamat di Jalan Ahmad Yani No. 176, Gilingan, Banjarsari, Kota Solo, Rabu (10/12) siang. Api muncul sekira pukul 14.45 dan langsung menjalar dengan cepat, meludeskan hampir seluruh bagian ruko dua lantai tersebut.

Peristiwa ini sempat memicu kepanikan warga sekitar dan membuat arus lalu lintas di kawasan Tirtonadi tersendat. Komandan Regu (Danru) Dinas Pemadam Kebakaran Kota Solo Atut Adin Suparji mengungkapkan, dugaan awal kebakaran berasal dari suara ledakan di lantai satu. Ledakan itu didengar langsung oleh pemilik ruko sebelum api membesar.

“Informasi pertama yang kami terima adalah adanya ledakan keras dari lantai bawah. Setelah ledakan itu, api langsung muncul dan menjalar dengan sangat cepat. Isi ruko didominasi bahan-bahan mudah terbakar seperti oli, plastik, busa, serta onderdil motor. Ini mempercepat rambatan api ke seluruh ruangan,” jelas Atut.

Lebih lanjut, Atut menyebutkan bahwa kondisi di dalam ruangan sangat sulit ditangani pada menit-menit awal karena banyaknya cairan oli yang mengalir ketika panas, sehingga membuat api merembet ke berbagai titik.

“Begitu oli terbakar, percikan apinya bisa menyambar ke mana saja. Jadi proses penanggulangan harus hati-hati supaya tidak memperbesar kobaran api,” tambahnya.

Tim damkar menerima laporan sekira pukul 14.55 dan tiba di lokasi lima menit kemudian. Sebanyak delapan mobil pemadam kebakaran diterjunkan, ditambah satu unit water supply dari BPBD untuk menjamin ketersediaan air.

“Kami membutuhkan hampir satu jam untuk benar-benar menjinakkan api. Tantangan kami bukan hanya intensitas api, tetapi juga kepulan asap pekat yang memenuhi seluruh bangunan,” ungkapnya.

Salah seorang saksi, Suratno, 56, yang tinggal tidak jauh dari lokasi, mengatakan bahwa suara ledakan terdengar cukup keras hingga membuat warga sekitar keluar rumah.

“Suara ledakannya seperti tabung kecil meletus. Setelah itu, ada asap pekat yang langsung keluar dari pintu dan jendela. Tak lama kemudian, api sudah membesar dari lantai bawah,” tuturnya.

Suratno mengaku langsung berlari ke rumah untuk mengambil ponsel dan menghubungi Linmas setempat.

Sementara itu, Wahyudi, 52, anggota Linmas membenarkan adanya suara letupan itu. Dia segera menuju lokasi setelah mendapat laporan dari warga.

“Begitu saya sampai, api sudah naik ke lantai dua. Pemilik sempat memadamkan api dengan APAR, tapi tidak berhasil karena apinya sudah terlalu besar. Selain itu di dalam banyak spare part yang terbakar satu per satu dan menimbulkan suara kecil seperti letupan,” jelasnya.

Akibat kobaran api yang besar, pihak kepolisian menutup sementara ruas Jalan Ahmad Yani sisi utara, khususnya jalur dari arah barat ke timur.

Penutupan dilakukan untuk memberikan akses penuh bagi kendaraan pemadam kebakaran yang keluar-masuk lokasi dan untuk mencegah penumpukan kendaraan di sekitar Terminal Tirtonadi yang berjarak hanya beberapa ratus meter dari titik kejadian. Petugas Satlantas berjaga di simpang empat Tirtonadi hingga simpang tiga Gilingan untuk mengatur rekayasa lalu lintas.

Setelah proses pemadaman intensif selama hampir satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 15.45 WIB. Meski demikian, seluruh isi ruko ludes. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Pemilik ruko selamat setelah berhasil keluar sebelum api membesar dan merembet ke lantai atas.

Kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Kerugian awal meliputi satu unit motor Jupiter Z, uang tunai sekira Rp 52 juta, emas Antam 2 gram, serta ratusan item spare part sepeda motor yang belum dapat ditaksir nilainya karena sebagian besar hangus.

Hingga menjelang sore, petugas damkar masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan mencegah potensi kebakaran ulang. Area di sekitar ruko masih dipadati warga yang ingin melihat lebih dekat kondisi bangunan tinggal arang. (atn/nik)

Editor : Niko auglandy
#bengkel #kebakaran #gilingan