RADARSOLO.COM – Halaman Mapolresta Solo tampak lebih ramai dari biasanya pada Senin (2/2/2026) pagi. Sebanyak 100 Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas) dikumpulkan untuk mengikuti agenda Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Lalu Lintas yang diselenggarakan oleh Satlantas Polresta Solo.
Para relawan yang selama ini menjadi garda terdepan di berbagai persimpangan Kota Bengawan tersebut dibekali materi teknis berupa 12 gerakan dasar lalu lintas. Pelatihan ini bertujuan agar aksi pengaturan arus kendaraan di jalan raya seragam dan sesuai dengan prosedur standar kepolisian.
Baca Juga: Teka-teki Tujuh Kepala Dinas Baru di Solo Segera Terjawab, Tinggal Menunggu Sumpah Jabatan
Wakasat Lantas Polresta Solo AKP Sunyono menjelaskan bahwa pelatihan tidak hanya fokus pada gerakan tangan, tetapi juga pada pembekalan etika. "Kami latih 12 gerakan lalu lintas dan aturan pendukung lainnya. Ini penting agar mereka memiliki keterampilan standar serta cara bertindak yang humanis dengan tetap mengedepankan keselamatan," jelas Sunyono.
Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana memperkuat Kelompok Sadar Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Pokdar Kamseltibcarlantas) di wilayah Solo. Dengan pemahaman yang lebih baik, Supeltas diharapkan tidak hanya membantu mengurai kemacetan, tetapi juga mampu mengedukasi pengguna jalan secara tidak langsung melalui sikap yang tertib.
Kapolresta Solo Kombes Pol. Catur Cahyono Wibowo memberikan apresiasi tinggi atas peran Supeltas yang selama ini aktif bersiaga di titik-titik rawan kemacetan, terutama pada jam sibuk. Menurutnya, Supeltas merupakan mitra strategis Polri dari unsur masyarakat yang sangat krusial di lapangan.
“Supeltas sangat membantu tugas kepolisian. Pembinaan ini penting agar mereka memiliki pengetahuan dan sikap yang sesuai aturan. Kami berharap mereka bisa menjadi pelopor keselamatan di lingkungannya masing-masing,” tegas Kombes Pol. Catur.
Melalui Dikmas Lantas ini, Satlantas Polresta Surakarta berkomitmen untuk terus melakukan langkah preventif guna menekan angka kecelakaan di Kota Solo. Upaya pembinaan berkelanjutan ini diharapkan mampu mewujudkan kondisi lalu lintas yang kondusif, lancar, dan aman bagi seluruh warga Kota Bengawan. (atn/bun)
Editor : Kabun Triyatno