Hal itu menurut studi dari firma audit KPMG. Juara Bundesliga itu baru saja meraih keuntungan setelah pajak sebesar 1,8 juta euro (2,0 juta dolar), juga mencatat rasio terendah antara biaya staf dengan pendapatan operasional sebesar 58 persen.
"Sementara pembukaan kembali stadion dan beberapa kesepakatan komersial besar yang ditandatangani baru-baru ini dapat memberikan optimisme ... pandemi hanya memperbesar masalah keberlanjutan keuangan dan kerapuhan ekosistem sepak bola," kata kepala olahraga global KPMG Andrea Sartori dikutip Reuters, Rabu (12/1).
Sebagai contoh dari masalah tersebut, juara Serie A Inter Milan mencatat kerugian tahunan sebesar 245,6 juta euro dari pendapatan operasional 347,5 juta. Juara La Liga Atletico Madrid kehilangan 111,7 juta euro dengan pendapatan 349,6 juta.
Puncak tabel pendapatan ditempati juara Liga Premier Manchester City. Menghasilkan 644,2 juta euro, naik 17 persen dari musim sebelumnya.
City, yang mencapai final Liga Champions, juga melompati rival sekotanya Manchester United (557 juta euro) untuk pertama kalinya.
Bayern berada di urutan kedua di belakang City dengan pendapatan 597,5 juta euro. Sementara pemenang Liga Super Turki Besiktas memiliki pendapatan terendah di antara delapan klub juara dengan 59 juta euro.
Enam klub meningkatkan pendapatan siaran, diuntungkan dari pendapatan yang ditangguhkan terkait dengan pertandingan yang ditunda dari musim 2019-20 dan dimainkan setelah Juni 2020. (Antara) Editor : Syahaamah Fikria