Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Atap Sekolah Roboh, Tiga Siswa SD di Sragen Dilarikan ke Rumah Sakit

Ahmad Khairudin • Rabu, 20 November 2024 | 18:33 WIB
Ruang kelas SD Negeri Kalimacan, Kecamatan Kalijambe, Sragen yang roboh pada Rabu (20/11/2024) pagi. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Ruang kelas SD Negeri Kalimacan, Kecamatan Kalijambe, Sragen yang roboh pada Rabu (20/11/2024) pagi. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Sebuah peristiwa memilukan dialami sejumlah siswa SD Negeri Kalimacan, Kecamatan Kalijambe, Sragen pada Rabu (20/11/2024) pagi.

Atap salah satu ruangan kelas sekolah tersebut tiba-tiba roboh dan menimpa para siswa yang sedang belajar.

Informasi yang dihimpun Radarsolo.com, pada pukul 08.47 tim medis Puskesmas Kalijambe sedang merespons kegawatdaruratan medis akibat atap kelas roboh SD Negeri Kalimacan. Akibat kejadian tersebut, tiga orang siswa mengalami luka-luka.

Tiga orang siswa antara lain Fahra, 11, yang mengalami dislokasi pergelangan tangan kanan; Niswa, 11, yang mengeluh nyeri di lutut kaki kanan; dan Selvi, 11, yang mengalami pusing.

"Saat di lokasi tim melakukan assessment bahwa terdapat tiga korban, Setelah diberikan pertolongan pertama oleh tim, korban Fahra dievakuasi kenuju IGD RSUD dr. Soeratno Gemolong dan korban Niswa dan Selvi dievakuasi ke Puskesmas Kalijambe," ujar Plt Kepala PMI Sragen Darmawan.

Petugas medis dan Puskesmas Kalijambe langsung merespons kejadian tersebut dan memberikan pertolongan pertama kepada para korban. Korban luka kemudian dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Saat ini, pihak sekolah dan pemerintah setempat masih melakukan investigasi lebih lanjut terkait penyebab robohnya atap sekolah tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen Suwarno menyampaikan, pihaknya sudah mengecek ke lokasi kejadian. Dia memastikan bangunan sekolah tidak ambruk. Hanya atap yang roboh. Kejadian hanya di satu ruangan, kelas 5.

"Penyebab mungkin karena plafon terkena air dan menjadi berat. Genteng tidak bocor tapi mungkin tampilan karena hujan angin, lantas udara lembab karena dekat kebun jati, jadi tidak segera kering, " terangnya.

Dia menuturkan siswa sudah ditangani medis. Sedangkan siswa yang lain tetap melanjutkan belajar mengajar. Hanya saja lokasi dipindahkan ke musala.

"KBM tetap berlanjut," ujarnya. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#Disdikbud #rsud #sekolah roboh #sragen #igd #gemolong #Kalijambe